RIAUMAKMUR.COM - Sebanyak 30 peserta klien pasca rehabilitasi narkotika dan masyarakat kawasan rawan mengikuti pelatihan otomotif yang diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat bersama Yayasan Astra Honda Motor Jakarta.
Diselenggarakan mulai 17-23 November 2024 di Gedung Diklat BKPSDM Kota Singkawang, adapun peserta tersebut berasal dari berbagai daerah binaan rehabilitasi dan kawasan rawan diantaranya Singkawang, Sambas, Bengkayang, Pontianak, Kuburaya, Ketapang dan Kayong Utara.
Staf Ahli Wali Kota Singkawang Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Singkawang Karjadi memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara. Dirinya sangat mendukung langkah pembinaan yang dihadirkan kepada masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Buka Workshop, Budi Santosa Harapkan Kritik dan Saran Terkait Pelaksanaan Pembangunan di Kobar
“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang kami ucapkan terima kasih dan apresiasi karena telah menggelar kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ucap Karjadi dalam sambutannya, Senin (18/11/2024).
Karjadi menambahkan, pelatihan ini semoga menjadi jalan keluar bagi para peserta untuk dapat menghasilkan keterampilan baru yang diharapkan dapat menghantarkan pada jalan hidup yang lebih positif.
“Tidak ada kata terlambat bagi para peserta pasca rehabilitasi, pelatihan ini merupakan jalan keluar yang jika ditekuni dengan baik bisa menghantarkan pada kesuksesan dan bisa bekerja,” sambungnya.
Baca Juga: Sasar Pasar Ekspor, BI Riau Fasilitasi Business Matching UMKM dengan Buyer Singapura dan Malaysia
Di kesempatan yang sama, Kepala BNNP Kalimantan Barat Sumirat Dwiyanto mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi para klien untuk mengembangkan kemampuan, mengurangi stigma negatif dari masyarakat, serta membangun kemandirian.
“Ini adalah upaya kita bersama lintas sektor untuk mengajak para pecandu narkoba meninggalkan kisah kelam masa lalu dan mengambil kesempatan untuk hidup lebih sejahtera melalui pembekalan keterampilan otomotif ini,” ungkapnya.
Sumirat berharap kegiatan positif ini dapat bergulir terus, terutama di wilayah perbatasan dan kawasan rawan yang masih perlu banyak perhatian.
Baca Juga: Polresta Banda Aceh Komitmen Berantas Narkoba Lewat Program KBN
“Gelombang 1 kemarin diadakan di Pontianak dan ini merupakan suatu kebanggaan, karena memang telah menjadi contoh bagi provinsi lain,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Astra Honda Motor Andi Hartanto mengungkapkan, pada pelatihan ini para peserta akan dibekali teori dan praktik oleh instruktur otomotif yang telah berpengalaman dan memiliki sertifikat nasional.
Ia pun meminta kepada para peserta, untuk dapat menyimak pelatihan dengan baik serta memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal.
Artikel Terkait
DKP3 Kabupaten Balangan Hadirkan Outlet Pangan untuk Tekan Laju Inflasi
Polresta Banda Aceh Komitmen Berantas Narkoba Lewat Program KBN
Buka Workshop, Budi Santosa Harapkan Kritik dan Saran Terkait Pelaksanaan Pembangunan di Kobar
Sasar Pasar Ekspor, BI Riau Fasilitasi Business Matching UMKM dengan Buyer Singapura dan Malaysia
Menyoroti Program 3 Juta Rumah Baru yang Pakai Sitaan Koruptor, Intip 3 Fakta Menarik dari Menteri PKP hingga BUMN
Perseteruan Artis vs Pengacara! Ini 3 Fakta Soal Perseteruan Denny Sumargo dan Farhat Abbas yang Saling Lapor ke Polisi
Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Saat Kunjungan Luar Negeri, Intip Sederet Hal yang Mulai Diterapkan di Indonesia
Tak Ingin Lesu di Kandang Sendiri, 3 Momen Manis Ini Jadi Pelecut Semangat Thom Haye Jelang Laga Kontra Arab Saudi
South Outside Music Fest Bawa Line Up Gila yang Bakal Guncang Semarang! Ada Endank Soekamti hingga SHA
Kisah Inspiratif: Pendiri TikTok Ini Ternyata Dulunya Karyawan Biasa, Kini Masuk Daftar Orang Kaya di Dunia