RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengawal kelancaran dan keamanan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025).
Langkah-langkah tersebut dirangkum dalam program bertajuk Sinergi, Inisiatif, Amplifikasi, dan Pengawasan (SIAP).
“Libur Natal dan Tahun Baru merupakan waktu yang harus dimanfaatkan para pelaku wisata dengan sebaik-baiknya. Kementerian Pariwisata telah menyiapkan sejumlah mitigasi jelang libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang kami rangkum dalam SIAP,” kata Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Minggu (22/12/2024).
Baca Juga: BNI Beri Penjelasan Terkait Status Pailit Sritex
Program SIAP mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
Sosialisasi dan Sinergi: Kemenpar melakukan sosialisasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan melalui surat edaran tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan di destinasi wisata sesuai standar Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE).
Baca Juga: Menkomdigi Ajak UMKM Siap Hadapi Tantangan Teknologi AI
Visitasi dan Pemantauan: Kemenpar melakukan visitasi ke sejumlah titik masuk wisatawan, seperti bandara dan pelabuhan. Beberapa lokasi yang menjadi fokus perhatian adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali) dan Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi).
Amplifikasi Informasi: Sepanjang Desember 2024 dan awal Januari 2025, Kemenpar mengintensifkan publikasi dan amplifikasi informasi terkait libur Nataru melalui seluruh platform media sosial kementerian.
Pengawasan dan Manajemen Krisis: Untuk memonitor situasi selama libur Nataru, Kemenpar mengaktifkan manajemen krisis dan kepariwisataan, serta memastikan pembentukan posko-posko di sejumlah lokasi strategis.
Baca Juga: Komisi II Jawab Isu Wacana Perubahan Status KPU
Menpar Widiyanti menekankan bahwa semua kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara Kemenpar dengan berbagai pemangku kepentingan dan pemerintah daerah. “Tentunya semua kegiatan ini tidak bisa lepas dari kolaborasi Kementerian Pariwisata dengan stakeholder dan pemerintah daerah, terima kasih,” ucap Widiyanti.
Dengan program SIAP, Kemenpar berharap dapat menciptakan pengalaman liburan Nataru yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh wisatawan.
Artikel Terkait
Wapres: Stasiun Kereta Cepat Karawang Siap untuk Mobilitas Nataru
Komisi II Jawab Isu Wacana Perubahan Status KPU
Museum PDRI Resmi Dibuka, Jadi Ikon Sejarah dan Kebudayaan di Sumatra Barat
Kapal KM Sinabung Tawarkan Hiburan Menarik untuk Penumpang
Menkomdigi Ajak UMKM Siap Hadapi Tantangan Teknologi AI
Cak Imin Jatahi Program MBG Ponpes Rp10 Ribu
Menghadapi Ombak Besar: Cerita Mahasiswa di Perjalanan Laut
BNI Beri Penjelasan Terkait Status Pailit Sritex
Menaker: Penerapan PPN 12% Tidak Mengabaikan Pelindungan Pekerja
Wapres Sapa Warga Permukiman Padat Babakan Penghulu