RIAUMAKMUR.COM - Presiden Prabowo Subianto meminta anggota kabinetnya memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, Selasa (25/12/2024) di Jakarta.
Sebelumnya, Menkomdigi mengunjungi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, di kantornya. Tujuannya untuk membicarakan pelayanan publik yang tetap berjalan selama periode Nataru.
"Presiden menugaskan para menterinya untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan baik," kata Meutya. Hal lain yang juga menjadi pembahasan adalah supaya arus liburan Nataru berjalan dengan aman.
Baca Juga: Bawaslu Perkirakan Pelantikan Kepala Daerah akan Dua Gelombang
Menkomdigi mengungkapkan masyarakat juga bisa melapor jika mengalami kendala jaringan komunikasi saat periode Nataru melalui layanan informasi @pmt.komdigi. Menurut dia, Presiden menginginkan masyarakat dapat saling berkomunikasi dengan nyaman dan lancar selama libur Nataru.
Menteri PANRB, Rini Widyantini, sebelumnya menyampaikan instansi pemerintah akan tetap melaksanakan pelayanan publik saat Nataru. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 6/2024 tentang penyelenggaraan pelayanan publik pada Nataru.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Bunga Maaf - The Lantis, Andai Angin Mengulang Sebuah Masa yang Telah Usang
Home Screen Bebas Atur? iOS 18 Punya Fitur yang Kamu Impikan!
Samsung Galaxy Tab S10 Ultra vs S10+, Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Digitalmu?
Lirik Lagu Dalan Liyane - Cantika Adella, Yowes Ben Tak Lakoni Nganti Sak Kuat Kuate Ati
Harga Mulai Rp3 Jutaan, Vivo V40 Lite Siap Jadi Raja di Kelasnya
Legislator Minta Pastikan Stabilitas Harga Jelang Nataru 2025
Presiden Prabowo akan Hadiri Puncak Perayaan Natal Nasional
Bawaslu Perkirakan Pelantikan Kepala Daerah akan Dua Gelombang
Lemhannas Bentuk Lembaga Sertifikasi Profesi Pengajar Ketahanan Nasional
Soal PPN 12 Persen, Achmad: Kita Dukung, Asalkan Ada Perlindungan Untuk Masyarakat Menengah ke Bawah