Mendikdasmen: Diperlukan Sinergi Bangun Karakter Bangsa

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Sabtu, 28 Desember 2024 | 11:00 WIB
(Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (Mediacenter Riau)
(Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (Mediacenter Riau)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan bahwa diperlukan sinergi dari semua pihak dalam upaya untuk membangun karakter bangsa. 

Mendikdasmen menerangkan, ide tentang Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dikembangkan Kemendikdasmen sebagai upaya untuk memperkuat gerakan dalam rangka membangun karakter bangsa dan dalam rangka membangun sinergi, antara sekolah, masyarakat kemudian keluarga dan tentu saja media masa. 

"Kami berpendapat bahwa pendidikan tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada murid kita, tapi juga menanamkan sebagai bagian dari pengalaman untuk mereka menjadi pribadi yang hebat, yang menjadi harapan kita semua," katanya, dikutip melalui YouTube Kemendikdasmen, Jumat (27/12/24).

Baca Juga: Video Promosi Drama Newtopia Jisoo BLACKPINK dan Park Jungmin Ini Tuai Sorotan, Netizen Korea Sebut Kombinasi Visual Keduanya Tak Cocok?

Abdul Mu'ti menyebutkan, kebiasaan dalam Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah kebiasaan yang menggambarkan bagaimana tradisi dan nilai utama yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. 

Terang dia, tradisi itu juga memiliki akar yang kuat dari seluruh agama yang ada di Indonesia, sehingga pihaknya juga mengundang para tokoh agama. Karena sebagian dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat itu juga ditentukan oleh peran tokoh agama. 

Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dilakukan melalui pembiasaan Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat.  

Baca Juga: Romo Syafii Tegaskan Komitmen Kemenag Realisasikan Astacita Pendidikan Pesantren

"Semuanya bagian dari upaya kita untuk membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tapi juga kecerdasan sosial, kecerdasan spiritual," ucapnya. 

Melalui gerakan tersebut, Mendikdasmen berharap anak Indonesia tidak hanya tumbuh sehat dengan kemampuan ilmu dan teknologi, tapi juga tumbuh sehat dengan spritualitas yang tinggi dan juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. 

Abdul Mu'ti menerangkan, ada banyak kekhawatiran bagaimana anak-anak sekarang menjadi generasi nokturnal, generasi tidur lambat dan bangun terlambat. 

Baca Juga: Unit Seventeen Booseoksoon Bersiap Comeback Januari 2025, Teaser Jenaka Pertama yang Buat Terhibur

Karena itu sebutnya, berbagai macam hal kekhawatiran terhadap perubahan anak-anak zaman sekarang ini sebagai tantangan untuk membangun karakter yang kuat 

"Karena itu dengan 7 kebiasaan ini kami berharap menjadi sebuah gerakan, bukan hanya dalam level pelaksanaan pendidikan di sekolah, tapi juga membangun sinergi antara sekolah, keluarga, tempat ibadah, media dan tentu saja gerakan yang melibatkan kita semua," ungkapnya. 

Terakhir, Abdul Mu'ti menyampaikan jika peluncuran Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai ikhtiar bersama membangun Indonesia hebat, mewujudkan generasi Emas 2045.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X