RIAUMAKMUR.COM - Produksi gabah kering giling pada Desember 2024 tercatat lebih tinggi dibandingkan Desember 2023. Demikian disampaikan Staf Ahli Menteri Pertanian, Suwandi, Minggu (28/12/2024) di Jakarta.
Menurut dia, beberapa daerah memang masih mengalami penurunan produksi. "Namun, panen masih berlangsung di berbagai wilayah lainnya yang berkontribusi pada kenaikan produksi," ujarnya.
Suwandi menyatakan tantangan utama saat ini adalah musim hujan lebat dan banjir. Di sisi lain, petani terus berupaya mengejar target tanam untuk menjaga agar produksi tetap stabil.
Baca Juga: Menag: Deklarasi Istiqlal Landasan Dialog Antarumat Beragama
Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi produksi gabah kering giling pada Januari 2025 naik 36 persen dibandingkan Januari 2024. Sedangkan pada Februari 2025 diperkirakan meningkat hingga 50 persen dibandingkan Februari 2024, dengan puncak panen raya bulan berikutnya.
Menurut Suwandi, musim hujan membuat petani terkendala sulitnya panen dan distribusi hasil pertanian. "Karena itu, alat pengering dan dukungan distribusi menjadi penting guna menjaga harga di tingkat petani," ucapnya.
Artikel Terkait
Lirik dan Terjemahan Lagu Am I Bothering You - Reality Club
Puncak Musim Hujan, BPBD Bekasi Siaga Banjir
Sambut Nataru, Imigrasi Medan Siapkan Tablet Pemeriksaan Keimigrasian
Pada 2025, Pemadam Kebakaran Bekasi Usulkan Mobil Ambulans
Ini Tujuan Utama Seminar Natal Nasional 2024
Hadiri Perayaan Natal Nasional, Presiden Kenakan Kain Bentenan
Moderasi Agama Kunci Hidup Rukun di Indonesia
Menag: Deklarasi Istiqlal Landasan Dialog Antarumat Beragama
Antisipasi Netizen Kian Meninggi Usai Deretan Agensi Populer Ini Dikabarkan Akan Kirim Trainee ke Survival Mnet Boys II Planet
Cheng Lei dan Wang Churan Pancarkan Kemistri Memukau di Pembukaan Syuting Drama Kostum How Dare You