Pemprov Riau Siapkan Simulasi Program Makan Bergizi Gratis Sambil Menunggu Arahan Pusat

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 8 Januari 2025 | 14:24 WIB
Ilustrasi program makan bergizi gratis (Badan Gizi Nasional)
Ilustrasi program makan bergizi gratis (Badan Gizi Nasional)

RIAUMAKMUR.COM – Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di tingkat SMA/SMK di Provinsi Riau masih belum dapat dilaksanakan karena belum adanya arahan teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN). Untuk mengoptimalkan persiapan, Pemerintah Provinsi Riau atau Pemprov Riau akan melaksanakan simulasi di sejumlah sekolah.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Taufiq Oesman Hamid menyebutkan bahwa simulasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program MBG, sambil menunggu petunjuk teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat.

"Program ini secara nasional dimulai Senin, 6 Januari 2025, di tingkat kabupaten/kota di 26 provinsi. Namun, untuk tingkat provinsi, termasuk SMA dan SMK di Riau, belum ada arahan resmi dari BGN. Oleh karena itu, kami akan melakukan simulasi sebagai langkah persiapan," jelas Taufiq, Rabu (8/1/2025).

"Kami masih menyusun jadwal simulasi dan memanfaatkan kuota yang tersisa untuk melaksanakan kegiatan ini bersama pak Pj Gubri," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa simulasi program MBG di tingkat provinsi Riau akan dilaksanakan menggunakan anggaran dari dana CSR.

Sedangkan, kepastian nantinya anggaran untuk pelaksanaan MBG di tingkat provinsi akan didanai dari mana, Pemprov Riau masih menunggu arahan pusat.

"Anggaran simulasi kita dari CSR. Kalau pelaksanaan program MBG di tingkat kabupaten kota dari APBN. Kita di provinsi belum ada petunjuknya," jelasnya.

Taufiq juga menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pangan Riau sebagai penanggung jawab program di tingkat provinsi.

"Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pangan, mereka juga masih menunggu arahan dari BGN. Kami berharap petunjuk pelaksanaan segera diterbitkan agar program ini dapat dijalankan," katanya.

Ia menambahkan bahwa simulasi MBG akan difokuskan pada SMK yang memiliki fasilitas dapur lengkap. Sekolah-sekolah ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi sekolah lainnya dalam penerapan program.

"Kami memilih SMK dengan dapur yang memadai agar lebih siap. Sekolah-sekolah ini nantinya juga dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan program di tempat lain," tambah Taufiq.

Dengan adanya simulasi, diharapkan program MBG dapat terlaksana dengan baik ketika arahan teknis resmi dikeluarkan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi siswa SMA dan SMK di Riau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X