RIAUMAKMUR.COM - Komitmen pemerintah untuk tidak impor beras, jagung, gula, dan garam mulai Januari 2025 dinilai menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan dalam memajukan desa dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada.
"Ini peluang bagi para petani termasuk di Bali apakah di Jembrana, Gianyar, Badung, Karangasem, dan semuanya. Di kampung kita pacu desa swasembada pangan dengan desa tematik. Boleh dibuat desa padi, desa cabai, desa ikan nila, desa telur boleh. Lihat potensi yang ada di desa jangan ubah yang ada," ujar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto.
Dalam keterangannya terkait kunjungan kerja ke Desa Bongkasa Pertiwi Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung, Bali, seperti dilansir pada Senin (13/1/2025).
Baca Juga: Taman di Surabaya Raih Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak, Apa Keistimewaannya?
Yandi menjelaskan, pemanfaatan peluang ini sejalan dengan regulasi yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa 2025.
Aturan ini mengatur desa harus memanfaatkan sekurang-kurangnya 20 persen dari total pagu Dana Desa untuk melaksanakan program ketahanan pangan, salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Untuk itu, desa diminta terlibat langsung melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar Dana Desa bisa dimanfaatkan guna memastikan pertumbuhan ekonomi warga.
"Jangan sampai BUMDes tidak punya kegiatan ekonomi. Kita berharap BUMDes bisa jadi tulang punggung ekonomi di desa untuk mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, pemerataan ekonomi," kata Mendes PDT.
Sekadar informasi, Desa Bongkasa Pertiwi telah melakukan tanam cabai untuk ketahanan pangan nabati serta pembagian indukan babi, sebagai salah satu komoditas besar di Bali yang manfaatnya sampai pada energi terbarukan berupa biogas dari kotoran ternak tersebut.
Artikel Terkait
KAI Gunakan Gapeka Baru, Waktu Perjalanan Lebih Efisien
Panen Raya Maret-April Momen Efektif Serap Hasil Petani
Mendagri Minta Daerah Perkuat Produksi Beras, Hindari Impor
Dispensasi Kawin di Aceh Capai 650 Kasus pada 2024, Apa Penyebabnya?
Kolam Renang Idaman Banjarbaru Tampil Elegan dengan Sentuhan Tropical Hindia Belanda
Koperasi Susu Sae Pujon Malang Sukses Gelar Vaksinasi Mandiri PMK, Pj Gubernur Jatim Berikan Apresiasi
Taman di Surabaya Raih Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak, Apa Keistimewaannya?
India Open 2025 Dimulai Besok, Indonesia Hanya Turunkan 6 Wakil! Sektor Ganda Putri Absen
Rating Drama Comeback Gong Hyojin dan Lee Minho 'When the Stars Gossip' Turun Lagi, Knetz Pertanyakan Naskahnya
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru: Penjualan Buku LKS Masih Dikeluhkan, Bebani Wali Murid