RIAUMAKMUR.COM - Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco bertemu Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Dasco mengungkapkan, pertemuan tersebut membahas sejumlah isu terkait upaya pembinaan generasi muda dan profesi pekerja seni di Indonesia.
Dasco menyebut, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembuatan regulasi yang aturannya akan diundangkan. Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
Baca Juga: Taman Van Der Pijl Banjarbaru, Resmi Dibuka dengan Fasilitas dan Keindahan Baru
"Jadi tadi ada pembahasan seputar pembinaan generasi muda, itu kan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda. Ada beberapa ide yang tadi disampaikan untuk dibikin regulasinya. Ada Menteri Hukum juga tadi," ungkap Dasco kepada wartawan di Gedung DPR Jakarta, pada Senin, (13/1/2025).
Raffi Ahmad mengatakan, pihaknya akan mendorong peran generasi muda berkontribusi dalam perekonomian nasional Indonesia. Mulai dari profesional pekerja seni, UMKM kreatif, hingga unit kerja ekonomi yang lebih besar yaitu koperasi.
"Berdiskusi terkait peningkatan peran serta generasi muda. Dalam penguatan ekonomi kreatif melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi," kata Raffi.
Artikel Terkait
Panen Raya Maret-April Momen Efektif Serap Hasil Petani
Mendagri Minta Daerah Perkuat Produksi Beras, Hindari Impor
Dispensasi Kawin di Aceh Capai 650 Kasus pada 2024, Apa Penyebabnya?
Kolam Renang Idaman Banjarbaru Tampil Elegan dengan Sentuhan Tropical Hindia Belanda
Koperasi Susu Sae Pujon Malang Sukses Gelar Vaksinasi Mandiri PMK, Pj Gubernur Jatim Berikan Apresiasi
Taman di Surabaya Raih Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak, Apa Keistimewaannya?
Taman Van Der Pijl Banjarbaru, Resmi Dibuka dengan Fasilitas dan Keindahan Baru
India Open 2025 Dimulai Besok, Indonesia Hanya Turunkan 6 Wakil! Sektor Ganda Putri Absen
Rating Drama Comeback Gong Hyojin dan Lee Minho 'When the Stars Gossip' Turun Lagi, Knetz Pertanyakan Naskahnya
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru: Penjualan Buku LKS Masih Dikeluhkan, Bebani Wali Murid