Anggota DPR RI Karmila Sari Desak Pemerintah Segera Pulangkan Lima WNI Korban Penembakan di Malaysia

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Kamis, 30 Januari 2025 | 17:19 WIB
Anggota DPR RI Dapil Riau I, Dr Karmila Sari.
Anggota DPR RI Dapil Riau I, Dr Karmila Sari.

RIAUMAKMUR.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Dapil Riau 1 dari Fraksi Golkar, Dr. Hj. Karmila Sari, mendesak pemerintah untuk segera memulangkan lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Tanjung Rhu, Selangor. Dalam kejadian tersebut, seorang WNI bernama Basri tewas akibat tembakan aparat Malaysia.


"Saya meminta pemerintah untuk segera memulangkan lima orang WNI dalam kasus penembakan oleh APMM di Tanjung Rhu, Selangor. Apalagi, kita kehilangan satu nyawa, Basri, yang tewas ditembak. Ini persoalan serius yang harus ditindaklanjuti dengan tegas," ujar Karmila Sari.

Ia menekankan bahwa pemerintah harus memastikan perlindungan maksimal bagi WNI, terutama mereka yang berada di luar negeri sebagai pekerja migran. Menurutnya, insiden ini semakin menegaskan perlunya penguatan kerja sama bilateral dengan negara-negara tujuan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Riau Sayangkan Penembakan PMI di Malaysia, Minta Konsulat Beri Perhatian Kepada Korban

"Kita menempatkan pekerja migran di 189 negara, tetapi hanya memiliki MoU dengan 13 negara. Ini menjadi tantangan serius dalam penegakan hukum maupun pengawasan. Kasus seperti ini tidak boleh terus berulang," lanjutnya.

Selain itu, Karmila Sari juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap proses keberangkatan PMI agar mereka mendapatkan perlindungan yang lebih baik dan tidak menjadi korban tindakan kekerasan maupun perdagangan manusia.

"Kami mendorong pengawasan ekstra dengan melibatkan pihak terkait serta memberikan standarisasi yang konkret terhadap penyedia jasa pelatihan calon PMI. Jangan sampai pelatihan ini hanya didominasi oleh pihak swasta yang lebih mengutamakan kepentingan ekonomi," tegasnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan strategis dalam menangani kasus ini serta memperjuangkan keadilan bagi korban dan keluarganya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X