RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah menghentikan sementara penyaluran beras bantuan pangan 10 kilogram dan beras untuk stabilisasi harga selama panen raya. Kebijakan ini berlaku hingga April 2025 untuk menjaga harga gabah tetap stabil.
"Bantuan pangan beras 10 kilogram, penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) itu hold dulu selama masa panen raya padi. Berlangsung saat ini dan diperkirakan hingga April 2025," ucap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasertyo Adi, di Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Arief mengatakan, petani saat ini sedang menikmati harga gabah yang mencapai Rp6.500 per kilogram. Jika penyaluran terus berjalan, harga gabah bisa turun dan merugikan petani.
Baca Juga: Banjir di Jalintim KM 83 Semakin Surut, Lalu Lintas Lancar
Di sisi lain, jika produksi padi sudah meningkat maka harga beras pasti baik. Sehingga, intervensi untuk stabilisasi harga melalui penyaluran SPHP tidak diperlukan.
Arief menegaskan bahwa intervensi pemerintah disesuaikan dengan kondisi pasar. Jika terjadi kenaikan harga yang tinggi, pemerintah akan kembali beras SPHP.
Artikel Terkait
Pemprov Riau Targetkan Produksi Beras Naik 30% pada 2025, Kurangi Ketergantungan Impor
Wamentan Temui Penyuluh Pertanian di Riau, Dorong Swasembada Pangan
Ketum Korpri Prof Zudan: ASN Berperan sebagai Brand Ambassador, Kunci Kepercayaan Publik
Mendagri Perketat Pengawasan Perizinan di Daerah untuk Permudah Investasi
1.200 Penyuluh Pertanian di Riau Dinilai Belum Cukup, Pemprov Dorong Optimalisasi untuk Swasembada Pangan
Banjir di Jalintim KM 83 Semakin Surut, Lalu Lintas Lancar
Sengketa Pilkada Rohil Ditolak MK, Bistamam dan Jhony Charles Pemenangnya
MK Tolak Permohonan PHP Walikota Pekanbaru, KPU Riau Tegaskan Hasil Pemilu Sah
Tok! Permohonan Sengketa Pilwako Dumai Ditolak MK
Fantastis! Rekor Deposito Emas di Pegadaian Digital Tembus 118 Kg per Januari 2025