Mitra Ogan Berkomitmen Lunasi Hak Karyawan, Upayakan Solusi Pendanaan

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Senin, 10 Februari 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi kelapa sawit. (Infopublik)
Ilustrasi kelapa sawit. (Infopublik)

RIAUMAKMUR.COM - PT Perkebunan Mitra Ogan (Mitra Ogan) menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak karyawan yang masih tertunda.

Manajemen perusahaan tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk kerja sama operasi dengan anak perusahaan ID FOOD lainnya guna meningkatkan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan penjualan crude palm oil (CPO).

Sekretaris Perusahaan Mitra Ogan, Mahmud Riyad, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya agar seluruh kewajiban terhadap karyawan dapat diselesaikan secara bertahap.

Baca Juga: Update Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya di Riau Periode 5-11 Februari 2025

"Kami berkomitmen penuh untuk memenuhi hak karyawan dan tidak lagi menunda pembayaran di masa depan. Memang sebelumnya produksi perusahaan sempat menurun akibat penjarahan lahan serta belum optimalnya sarana pengolahan," kata Mahmud, Minggu (9/2/2025).

Namun, saat ini pihaknya telah mengambil langkah pemulihan, termasuk kerja sama operasi dengan anak perusahaan ID FOOD lainnya, koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

"Langkah bertujuan untuk mengembalikan lahan produksi yang dijarah, serta optimalisasi aset," ujar Mahmud.

Mahmud berharap serikat pekerja yang menaungi karyawan, seperti Serikat Pekerja Mitra Ogan (SPMO) dan Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (SPPP) – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dapat mendukung strategi perusahaan dalam menjalankan kerja sama operasi ini.

Baca Juga: Pemkab Kampar Rilis 826,68 Ha Lahan Perkebunan Sawit Tidak Miliki HGU, Mengejutkan Ada Nama PT Ciliandra dan Puluhan Perusahaan Lainnya

Mahmud juga menyoroti aksi penjarahan TBS yang masih terjadi di beberapa lokasi, seperti Desa Bindu, Lubuk Rukam, dan Desa Durian, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Penjarahan ini diduga melibatkan oknum masyarakat dan karyawan, sehingga menghambat upaya perusahaan dalam menjaga pendapatan dan memperbaiki kondisi keuangan.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, Mitra Ogan berhasil menguasai kembali lahan sawit di Unit Kebun Semidang Aji seluas sekitar 2.100 hektare yang selama hampir lima tahun tidak optimal.

Langkah ini diharapkan menjadi modal penting dalam meningkatkan produksi TBS ke depan.

"Selain itu, perusahaan telah memenuhi beberapa kewajiban seperti pembayaran rutin BPJS Kesehatan Karyawan dan gaji secara bertahap. Kami juga menghormati langkah Serikat Pekerja yang mengajukan audiensi ke Kementerian BUMN, Kementerian Tenaga Kerja, dan DPR RI terkait kondisi ini," tambah Mahmud.

Sementara itu, Direktur SDM ID FOOD, Yossi Istanto, menyampaikan bahwa kerja sama operasi yang sedang berjalan akan diperluas ke beberapa afdeling sebagai solusi operasional dan keuangan bagi Mitra Ogan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X