RIAUMAKMUR.COM - PT Perkebunan Mitra Ogan (Mitra Ogan) menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak karyawan yang masih tertunda.
Manajemen perusahaan tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk kerja sama operasi dengan anak perusahaan ID FOOD lainnya guna meningkatkan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan penjualan crude palm oil (CPO).
Sekretaris Perusahaan Mitra Ogan, Mahmud Riyad, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya agar seluruh kewajiban terhadap karyawan dapat diselesaikan secara bertahap.
Baca Juga: Update Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya di Riau Periode 5-11 Februari 2025
"Kami berkomitmen penuh untuk memenuhi hak karyawan dan tidak lagi menunda pembayaran di masa depan. Memang sebelumnya produksi perusahaan sempat menurun akibat penjarahan lahan serta belum optimalnya sarana pengolahan," kata Mahmud, Minggu (9/2/2025).
Namun, saat ini pihaknya telah mengambil langkah pemulihan, termasuk kerja sama operasi dengan anak perusahaan ID FOOD lainnya, koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
"Langkah bertujuan untuk mengembalikan lahan produksi yang dijarah, serta optimalisasi aset," ujar Mahmud.
Mahmud berharap serikat pekerja yang menaungi karyawan, seperti Serikat Pekerja Mitra Ogan (SPMO) dan Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (SPPP) – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dapat mendukung strategi perusahaan dalam menjalankan kerja sama operasi ini.
Mahmud juga menyoroti aksi penjarahan TBS yang masih terjadi di beberapa lokasi, seperti Desa Bindu, Lubuk Rukam, dan Desa Durian, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Penjarahan ini diduga melibatkan oknum masyarakat dan karyawan, sehingga menghambat upaya perusahaan dalam menjaga pendapatan dan memperbaiki kondisi keuangan.
Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, Mitra Ogan berhasil menguasai kembali lahan sawit di Unit Kebun Semidang Aji seluas sekitar 2.100 hektare yang selama hampir lima tahun tidak optimal.
Langkah ini diharapkan menjadi modal penting dalam meningkatkan produksi TBS ke depan.
"Selain itu, perusahaan telah memenuhi beberapa kewajiban seperti pembayaran rutin BPJS Kesehatan Karyawan dan gaji secara bertahap. Kami juga menghormati langkah Serikat Pekerja yang mengajukan audiensi ke Kementerian BUMN, Kementerian Tenaga Kerja, dan DPR RI terkait kondisi ini," tambah Mahmud.
Sementara itu, Direktur SDM ID FOOD, Yossi Istanto, menyampaikan bahwa kerja sama operasi yang sedang berjalan akan diperluas ke beberapa afdeling sebagai solusi operasional dan keuangan bagi Mitra Ogan.
Artikel Terkait
Cek Daftar Harga Kelapa Sawit Mitra Swadaya di Riau Untuk Periode 26 Juni – 02 Juli 2024
Pemprov Riau Harap Hilirisasi Investasi Sawit Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pemprov Riau Sambut Baik BPKM Pada Rakorda Hilirisasi Investasi Sawit
Warga Desa Sebangar Temukan Jasad Pria Dekat Sawit
Mengintip Pendidikan Berkualitas di Tengah Kebun Sawit PT Musim Mas
Kelapa Sawit Mitra Swadaya Sentuh Rp3.016,28 per Kg, Ini Daftar Lengkap Harganya di Riau
Sawit Sumbang Rp50 Triliun Penerimaan Pajak pada APBN
Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma di Riau Minggu Ini Dihargai Rp3.192 per Kg
Harga TBS Kelapa Sawit Riau Turun Tipis, Ini Daftar Harga untuk Periode 25 September – 1 Oktober 2024
Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau Naik, Umur 9 Tahun Tertinggi dengan Kenaikan 1,14%