Polda Riau Panen Raya Jagung 156 Ton, Siap Suplai Pakan Ternak Nasional

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Rabu, 26 Februari 2025 | 18:14 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal panen jagung.
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal panen jagung.

RIAUMAKMUR.COM - Polda Riau melakukan panen raya jagung di lahan Batalyon A Pelopor Brimobda di Desa Kuala Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (26/2/2025). Jagung ditanam di lahan seluas kurang lebih 41 hektare lebih.

Lahan yang semulanya diam ini  dimanfaatkan maksimal hingga menjadi lebih produktif dengan menanam bibit jagung pipil. 

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal langsung memimpin panen, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Nindya Iqbal, Sekdaprov Riau dan perwakilan Forkopimda.

Baca Juga: Atasi Anjloknya Harga Gabah dan Jagung, Pemkab Bojonegoro Gaet Investor Pertanian

"Alhamdulillah kita telah melakukan panen perdana jagung, Polda Riau dan jajaran," ujar Irjen Iqbal usai panen raya.

Irjen Iqbal menjelaskan, Polri telah membentuk gugus tugas untuk mendukung ketahanan pangan ini. Hasil panen tahap pertama mencapai Rp156,64 ton.

"Total panen dengan asumsi panen sebanyak 156,64 ton di seluruh  Polda Riau dan jajaran. Serentak panen raya," ujar Irjen Iqbal.

Dijelaskannya, Polda Riau telah menanam jagung dibantu dinas terkait dan kelompok tani. Selanjutnya akan dilakukan hilirisasi jagung yang sudah di panen.

Untuk distribusi, Polda Riau bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni PT Widya Jaya Grup, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pakan terbesar di Indonesia yang berpusat di Sumatera Barat (Sumbar).

Baca Juga: Digital Farming Bantu Petani Rokan Hilir Panen Lebih Banyak: Dari 6,5 Ton Jadi 8,5 Ton

"Jagung yang dipanen langsung diproses, dan dijual dengan harga per kilogram Rp5.000," ungkap Irjen Iqbal.

Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama. "Insya Allah target di Riau akan tercapai karena semangat stakeholder dan kawan-kawan semua, termasuk media," ucap Irjen Iqbal.

Di tempat sama, owner PT Widya Jaya Grup Fedra Yuniza menjelaskan pihaknya baru pertama kali menerima hasil panen jagung pipil dari Provinsi Riau. 

Biasanya jagung diambil dari Peovinsi Gorontalo dan Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pasokan dari Riau  akan menutupi kekurangan pakan ternak.

"Sebenarnya kita kekurangan pakan ternak 400 ton per hari. Hasil dari Riau luar biasa. KIta akan serap jagung dari Riau," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X