Malam Api Unggun Jambore Karhutla 2025 di Riau, Simbol Kekompakan dan Komitmen Jaga Alam

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Minggu, 27 April 2025 | 12:20 WIB
Jambore Karhutla 2025
Jambore Karhutla 2025

RIAUMAKMUR.COM - Kobaran api unggun menjulang tinggi di tengah malam menjadi pusat perhatian ratusan peserta Jambore Karhutla 2025 Provinsi Riau yang digelar di Taman Hutan Raya Minas, Kabupaten Siak, Sabtu (26/4/2025).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, peserta dari berbagai daerah di Riau membentuk lingkaran besar mengelilingi api.

Tanpa sekat asal daerah, mereka berdiri berdampingan, memperlihatkan eratnya kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Jambore Karhutla 2025 Resmi Ditutup, Gubernur Riau: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal Komitmen Bersama

Suasana kian meriah saat para peserta bergiliran menyampaikan yel-yel penyemangat dan menampilkan beragam seni tradisional.

Nuansa budaya Riau yang kental terasa menghiasi malam api unggun, memperkaya pengalaman peserta.

Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid yang hadir langsung dalam kegiatan ini menegaskan bahwa malam api unggun bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kekompakan, semangat, dan harapan besar.

"Tentu, ini menjadi kebanggaan untuk saya sebagai Pemerintah Provinsi Riau dan Forkopimda. Adik-adik ikut menyelenggarakan acara ini. Dan acara ini bukan hanya seremoni, tetapi proses pembelajaran adik-adik dan kita semua, melaksanakan nilai dasa darma pramuka," ujar Gubri Wahid.

Baca Juga: Serunya Fun Games Jambore Karhutla 2025, Edukasi Generasi Muda Jaga Lingkungan

Malam itu, sepuluh api unggun dinyalakan, masing-masing merepresentasikan nilai-nilai dalam dasa darma pramuka, yang salah satu intinya adalah menjaga alam dan mencintai sesama manusia.

"Menjaga alam sama dengan menjaga diri kita sendiri. Jadi, semangatnya itu menjaga alam, tetapi dimaknai dengan menjaga diri sendiri. Jika alam rusak, maka diri kita juga rusak," sebut Wahid.

Menurutnya, Jambore Karhutla 2025 Provinsi Riau bukan sekadar ajang tahunan, melainkan menjadi ruang lahirnya solidaritas baru dan komitmen bersama untuk melindungi bumi Lancang Kuning dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Ini adalah komitmen kita, dengan terus menjaga alam, agar kita juga bisa melanjutkan kehidupan di masa depan," tutup Gubri Wahid.

Turut hadir dalam acara ini Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto, Forkopimda Riau, serta para bupati dan walikota se-Riau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X