RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Achmad, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini ia sampaikan saat meninjau persiapan pelaksanaan program tersebut di Sentra Abiseka Kemensos RI, Pekanbaru.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Achmad menyoroti perlunya pemerataan lokasi program SR agar tidak hanya terpusat di kota-kota besar, namun juga menyasar kabupaten sebagai kantong utama kemiskinan.
“Kita harap pemerintah daerah ikut bekerja sama. Ke depan, kita ingin program ini diprioritaskan di kabupaten, tanpa menafikan kota. Pekanbaru dipilih karena sudah ada gedung yang tersedia, tapi pada 2026 nanti kita harapkan program ini sudah ada di kabupaten-kabupaten juga. Harus ada keadilan sosial,” tegas Politisi Demokrat ini.
Menurutnya, kendati kota seperti Pekanbaru memiliki infrastruktur yang memadai, kenyataannya banyak wilayah kabupaten yang lebih membutuhkan intervensi pendidikan karena kondisi sosial ekonominya yang tertinggal.
Dr. Achmad juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini bukan sekadar program pendidikan biasa, melainkan pembentukan karakter sejak dini. Karena bersifat asrama, anak-anak akan dibina secara menyeluruh agar tumbuh sebagai generasi berkarakter Pancasila dan nasionalis sejati.
“Kita ingin mereka menjadi anak-anak Indonesia sejati, yang merah putih, yang pancasilais. Karena itu kita harapkan program ini berjalan selama 12 tahun, bukan hanya SMP, tapi berlanjut hingga SMA,” ujarnya.
Ia juga menyoroti besarnya anggaran program ini, yakni sekitar Rp 48 juta per siswa per tahun. Dengan jumlah siswa 100 orang per lokasi, dana yang digelontorkan bisa mencapai miliaran rupiah setiap tahun.
“Ini program dengan anggaran besar, maka output-nya juga harus besar. Jangan hanya menghabiskan uang negara tanpa hasil yang nyata. Anak-anak ini harus benar-benar jadi generasi unggul,” tambahnya.
Dengan semangat membangun keadilan sosial melalui pendidikan, Dr. Achmad berharap program SR bisa menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan dan memperkuat karakter bangsa.
"Program ini bisa menjadi solusi bagi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan jangka panjang, karena dia bisa menjadi daya ungkit dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.***
Artikel Terkait
Dari Gerbong Kereta hingga Industri Kimia, Kunjungan PM China Buka Peluang Emas bagi Indonesia
Trump Ancam Apple, Produksi iPhone Harus di Amerika atau Kena Tarif Tinggi
Jokowi Akui Nama Kecilnya Mulyono, Cerita Masa Kecilnya Pernah Sakit
Desakan Copot Menkes Budi Gunadi Sadikin Makin Menguat, Istana: Kita Pelajari dan Cari Jalan Keluar
Persija Jakarta Lepas 8 Pemain Setelah Liga 1 2025, Termasuk Satu Pemain Timnas
Nggak Perlu Pegang HP di Jalan, Honda PCX 160 RoadSync Punya Fitur Perintah Suara
Kartu Indosat Hilang? Urusnya di Gerai IM3 Pekanbaru Super Cepat dan Gratis
Profil Jung Joon Won, Pemeran Dokter Gu Do Won di Resident Playbook, Karirnya Semakin Bersinar
Profil Kang You Seok, Pemeran Um Jae Il di Resident Playbook, Dokter Baik Hati dan Tampan Mantan Idol KPop
Anggota DPR RI Dr Achmad Tinjau Kesiapan Lokasi Sekolah Rakyat di Sentra Abiseka Pekanbaru