Pratikno dan Muhadjir Effendy Sambangi Kediaman Jokowi di Solo, Beberkan Kondisi Kesehatan sang Presiden ke-7 Indonesia

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Senin, 23 Juni 2025 | 09:00 WIB
Potret Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi. (Instagram/jokowi)
Potret Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi. (Instagram/jokowi)

RIAUMAKMUR.COM -Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, dan dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, terlihat menyambangi kediaman Joko Widodo (Jokowi) di Solo pada Minggu, 22 Juni 2025.

Meski datang di hari yang sama, namun kehadiran keduanya di rumah Jokowi dalam waktu yang berbeda.

Tampak Pratikno bersama dengan istrinya tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan berada di dalam rumah selama 1,5 jam.

Baca Juga: Jokowi Akui Nama Kecilnya Mulyono, Cerita Masa Kecilnya Pernah Sakit

Setelah pertemuan itu, ia keluar dari rumah dan langsung menuju mobil tanpa memberikan keterangan apapun.

Kemudian Muhadjir Effendy hadir di rumah Jokowi sekitar pukul 11.15 WIB dan bertemu di dalam rumah sekitar 1 jam.

Kepada awak media, Muhadjir mengungkapkan bahwa kedatangannya untuk menyambung silaturahmi dengan ayah Wapres Gibran itu.

“Kan silaturahmi, beliau (Jokowi) kan ambal warsa (ulang tahun),” ujar Muhadjir yang merujuk pada ulang tahun Jokowi ke-64 pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ia kemudian mengingatkan dirinya pernah menjadi menteri kabinet era Jokowi selama dua periode sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Ya namanya, saya kan pernah menjadi pembantu beliau (Jokowi) menteri dua periode. Jadi ya silaturahmi,” imbuhnya.

Muhadjir juga membeberkan kondisi Jokowi yang sehat dan mengatakan bahwa ia sempat mendoakannya saat berada di Tanah Suci.

“Ya, alhamdulillah (sehat). Saya kebetulan kan barusan juga dari Makkah menjadi Amirul Haji,” kata Muhadjir.

“Jadi ya mendoakan kesehatan beliau panjang umur dan selalu dijaga oleh Allah Yang Maha Kuasa agar beliau juga tetap bisa menjadi sesepuh, menjadi panutan dari rakyat Indonesia,” tuturnya.

Mengenai hari kunjungan yang sama dengan Pratikno, Muhadjir mengatakan mereka tidak ada janji sebelumnya dan hanya sebuah kebetulan.

“Hanya kebetulan saja (bersama-sama dengan Pratikno),” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X