HUT Bhayangkara ke-79, HMI Pekanbaru Desak Polri Lindungi Aktivis dan Demokrasi

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 1 Juli 2025 | 20:34 WIB
Ketua HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga.
Ketua HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru menyampaikan kritik tajam terhadap institusi kepolisian. Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga, meminta Polri menghentikan segala bentuk kekerasan dan kriminalisasi terhadap aktivis yang menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Mengusung tema kritis “Polisi untuk Rakyat???”, HMI mempertanyakan komitmen Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, khususnya saat berhadapan dengan massa aksi mahasiswa dan kelompok sipil yang memperjuangkan hak-hak demokratis.

“Peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tapi seharusnya menjadi momentum refleksi bagi Polri untuk kembali ke mandat dasarnya: mengayomi rakyat, bukan menindasnya. Kami menolak segala bentuk tindakan represif terhadap aktivis. Hak menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh konstitusi dan harus dilindungi, bukan hanya dalam retorika, tetapi dalam praktik nyata,” tegas Ragil Erlangga.

Ia juga menyoroti sejumlah kasus dugaan intimidasi, kekerasan fisik, hingga kriminalisasi terhadap mahasiswa dan aktivis yang belakangan ini terjadi. Menurutnya, hal ini mencoreng citra Polri sebagai lembaga penegak hukum yang profesional dan berkeadilan.

“Kami mendesak Kapolri dan seluruh jajaran untuk tidak menutup mata terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh oknum di internal kepolisian. Masyarakat tidak butuh slogan, tapi jaminan nyata atas keselamatan dan perlindungan terhadap aktivis serta warga yang menggunakan hak konstitusionalnya,” tambahnya.

HMI Cabang Pekanbaru juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil untuk terus mengawal reformasi sektor keamanan, serta memastikan tegaknya prinsip negara hukum.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, menurut HMI, harus dijadikan titik balik bagi Polri untuk benar-benar berpihak kepada rakyat dan demokrasi, bukan menjadi alat penekan kebebasan berekspresi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X