Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Sleman Luncurkan Grebeg Pasar Takjil

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Kamis, 26 Februari 2026 | 16:55 WIB
Pasar Takjil
Pasar Takjil

RIAUMAKMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman resmi meluncurkan program Grebeg Pasar Takjil sebagai bagian dari Gerakan Meramaikan Pasar (GEMPAR) di Pasar Kejambon, Sindumartani, Ngemplak, Senin (23/2/2026).

Program itu bertujuan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menghidupkan kembali denyut ekonomi pasar tradisional selama bulan suci Ramadan dengan melibatkan peran aktif Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Susmiarto, yang memimpin langsung rombongan Pemkab Sleman, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut Ramadan melalui aktivitas niaga.

Baca Juga: Kemenhub Sinergikan Angkutan Lebaran 2026 dengan Pemprov Sumsel

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pegawai pemerintah untuk bersama-sama menjaga keberadaan pasar tradisional.

Menurut sekda, aksi nglarisi atau membeli dagangan pedagang lokal merupakan bentuk konkret dukungan terhadap kesejahteraan warga Sleman.

“Mari kita jaga bersama pasar kita agar masyarakat terus menggiatkan ekonomi kerakyatan. Kegiatan Grebeg Pasar Takjil ini dilaksanakan khusus untuk nglarisi pedagang lokal di pasar saat Ramadan agar perputaran uang tetap berada di wilayah kita.

Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan selamat memasuki bulan Ramadan, semoga rezeki Bapak dan Ibu sekalian lancar serta penuh berkah,” ujarnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan langkah strategis untuk menata sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.

Selain di Pasar Kejambon yang diikuti 55 pedagang, kegiatan serupa akan digelar secara maraton di empat lokasi lainnya. Jadwal berikutnya meliputi Pasar Potrojayan pada 27 Februari, serta Pasar Sleman Unit II, Pasar Cebongan, dan Pasar Godean yang puncaknya akan dilaksanakan serentak pada Jumat (6/3/2026).

“Grebeg Pasar Takjil dimaksudkan untuk pemberdayaan UMKM, di mana fokus utama kita adalah bagaimana meningkatkan pendapatan pedagang di bulan Ramadan. Kami juga melakukan penataan agar lingkungan pasar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi pengunjung.

Melalui sinergi berbelanja bersama seluruh perangkat daerah ini, kita ingin menggiatkan ekonomi lokal secara nyata,” ujar Mae Rusmi saat memberikan keterangan di sela-sela pembukaan acara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X