"Kami pastikan juga bahwa stok BBM Nasional, khususnya wilayah Sumatera Bagian Utara, dalam keadaan aman. Semoga proses recovery dapat berjalan baik sehingga beberapa hari ke depan kondisi operasional kilang sudah dapat berjalan optimal," pungkas Agustiawan.
Saat ini, proses investigasi penyebab insiden masih dalam proses penyelidikan. Adapun jumlah korban yang mendapatkan first aid karena terkena pecahan kaca bertambah dari 5 orang menjadi 9 orang pekerja di ruang operator dan semuanya sudah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan di RS Pertamina Dumai.
Walikota Dumai, Paisal, SKM, MARS, yang melakukan pengecekan langsung ke lapangan mengatakan bahwa kondisi kilang sudah aman terkendali.
"Sudah dibentuk tim yang akan melakukan pendataan kerugian yang dialami masyarakat yang terdiri dari unsur perwakilan masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum dan Pertamina. Pertamina juga sudah menyatakan akan bertanggung jawab terhadap dampak yang timbul," pungkas Paisal. ***
Artikel Terkait
Warga Dumai Geger Suara Ledakan dan Getaran Kuat hingga Merusak Atap Rumah, Diduga Kilang Pertamina Meledak
Kilang Minyak Dumai Dikabarkan Kebakaran, Masyarakat Dengar Dentuman Keras
Kilang Minyak Dumai Meledak dan Sebabkan Atap Rumah Warga Rusak, Ini Penjelasan Pertamina
Kilang Minyak Dumai Kebakaran, Ini Sejarah Kilang Dumai dan Rentetan Insidennya
Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai, 5 Orang di Ruang Operator Luka-luka
Tidak Ada Korban Jiwa di Kebakaran Kilang Dumai, Pertamina: Korban Luka Serpihan Kaca, Sudah Kembali ke Rumah
Pasca Kebakaran Kilang Minyak, PT KPI RU Dumai Lanjutkan ke Proses Recovery
Pertamina akan Data Rumah Warga yang Rusak Akibat Kebakaran Kilang Minyak Dumai