PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mencatat luas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau mencapai 296,08 hektar hingga 21 April 2023.
"Total luas karhutla sepanjang awal tahun ini mencapai 296,08 hektar hingga 21 April 2023. Ini meliputi 10 kabupaten kota yang wilayahnya terjadi karhutla," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau M Edy Afrizal ketika dikonfirmasi Riaumakmurcom di Pekanbaru, Sabtu (22/4/2023).
Ia merincikan luasan karhutla di sepuluh kabupaten kota di Riau, yakni Kabupaten Bengkalis mencapai 116,83 hektar, Kota Dumai 50,67 hektar, Indragiri Hilir (Inhil) 42,50 hektar, Pelalawan 30,48 hektar.
Baca Juga: Dumai Diselimuti Asap Karhutla, 61 Hotspot Terdeteksi di Riau, 5 Titik Api Muncul di Medang Kampai
Lalu, Rokan Hilir (Rohil) 22,50 hektar, Siak 12,35 hektar, Pekanbaru 8,82 hektar, Kepulauan Meranti 8,50 hektar, Kampar 2,78 hektar, Indragiri Hulu (Inhu) 0,65 hektar.
"Sedangkan, Rokan Hulu (Rohul) dan Kuantan Singingi (Kuansing) nihil," jelasnya.
Untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla di Riau juga telah dilakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) menggunakan pesawat TMC Casna C2089 (PK - SNS).
"Totalnya 3 sorties dengan 3.000 kg garam (NaCI) yang ditebar di Rohil, Dumai, dan Bengkalis. Sedangkan cadangan garam sebanyak 22.000 kg," tukasnya.
Artikel Terkait
Babinsa Koramil 15/Kuala Kampar Patroli Karhutla Lewat Jalur Sungai
Dumai Diselimuti Asap Karhutla, 61 Hotspot Terdeteksi di Riau, 5 Titik Api Muncul di Medang Kampai