Polda Sulawesi Selatan dan TNI secara tegas memabantah bahwa oknum TNI terlibat dalam aksi penyerengan Polres Jeneponto beberapa waktu lalu.
Menanggapi isu yang beredar luas terkait Polres Jeneponto diserang oleh oknum TNI, Kapolda Sulsel tidak membenarkannya.
Kapolda Sulsel Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso menuturkan agar masyarakat tidak boleh menuduh institusi mana itu di mana terkait penyerangan Polres Jeneponto," jelasnya.
Menurutnya dalam menmyatakan siapaa pelaku butuh fakta dan bukti-bukti.
Ia menegaskan sejauh ini pelaku penyerangan Polres Jeneponto masih Orang Tak di Kenal (OTK) berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, bukan TNI.
Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso membantah keras tuduhan dan isu tersebut.
Baca Juga: Fransesco Bagnaia Akhirnya Raih Podium di Sirkuit Jerez Setelah Gagal di Dua Balapan MotoGP
Menurutnya anggota TNI tidak ada yang terlibat dalam penyerangan Mapolres Jeneponto.
Ia mengaku heran atas isu yang beredar tersebut.
"Itu tiba-tiba ada informasi yang melakukan pelemparan dari orang tidak dikenal. Saya sampaikan orang tidak dikenal, karena sampai saat ini kita masih mencari pelakunya penyerangan Markas Polres Jeneponto," bebernya.
Baca Juga: Survei Indikator: Kepercayaan Publik ke Polri Naik 73,2 Persen, Bergerak Positif
Ia mengaku bahwa hasil penyelidikan dari penyerangan ini akan diungkap ke publik secvara transparan.
Menurut kabar yang beredar dugaan oknum TNI yang melakukan penyerangan ini dilatarbelakangi oleh adanya peristiwa sebelumnya.
Dikabarkan ada percekcokan antara personel TNI dengan anggota Polri.
Artikel Terkait
Viral Oknum TNI Tendang Motor Ibu Bawa Anak, Netizen Geram
Si Viral Mulyadi, Goyang Tamu Open House Wabup Bengkalis
Serobot Antrian RoRo, Mobil Dinas Bengkalis Viral, Diskominfo Sebut Itu Dibolehkan
Aduh, Viral Pesawat Rute Jakarta Medan Berasap
Viral Pesawat Rute Jakarta Medan Berasap, Ini Komentar-Komentar Lucu Netizen