Survei Indikator: Kepercayaan Publik ke Polri Naik 73,2 Persen, Bergerak Positif

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Minggu, 30 April 2023 | 22:05 WIB
Ilustrasi polisi. Survei Indikator menyebutkan kepercayaan publik ke polri bergerak positif. (Foto Heru Maindikali)
Ilustrasi polisi. Survei Indikator menyebutkan kepercayaan publik ke polri bergerak positif. (Foto Heru Maindikali)

Menurut survei yang dilakukan oleh Survei Indikator Politik pada periode 11-17 April 2023, terdapat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Survei tersebut menunjukkan bahwa 73,2 persen responden mempercayai Polri. Hal ini menunjukkan bahwa Polri berhasil mempertahankan kepercayaan publik serta melakukan upaya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat.

“Publik trust Polri terus bergerak positif. Terbaru, angkanya kembali meningkat, menjadi 73,2 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparannya, Minggu (30/4/2023).

Menurutnya, salah satu alasan yang mendasari meningkatnya kepercayaan kepada Polri adalah dampak tindakan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap para jenderal yang terlilit perkara. Polri, jelasnya, juga bersikap netral dengan tidak melindungi para perwiranya dari jerat hukum maksimal.

Pada survei sebelumnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri pada Februari 2023 baru menyentuh 70,8 persen. Artinya, dalam rentang setidaknya dua bulan, ada peningkatan yang cukup signifikan.

“Ada 71,5 persen masyarakat yang puas terkait kinerja Kepolisian membangun komunikasi dengan warga. Ada juga 73,6 persen yang puas dengan usaha Kepolisian memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Survei Indikator ini dilakukan dengan wawancara tatap muka. Jumlah responden sebanyak 1.220 orang responden dan toleransi kesalahan sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X