RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Seiring dengan mendekatnya perayaan Idul Adha, petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se Riau telah memulai kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang berada di tempat penampungan atau di penjual hewan ternak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, drh Faralinda Sari mengatakan, hewan ternak untuk kurban yang diperiksa juga dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen lalu lintasnya.
"Setelah diperiksa dan ternak dinyatakannya sehat, akan diberikan sertifikat kesehatan hewan," kata Faralinda Sari, Sabtu (27/5/2023).
Maka, pihaknya memberikan saran kepada masyarakat agar saat membeli ternak kurban, lebih baik memilih ternak yang telah dilengkapi dengan sertifikat kesehatan hewan yang dikeluarkan oleh dinas terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesehatan ternak yang akan dikurbankan dapat terjamin dengan baik.
Faralinda Sari juga menjelaskan pihaknya akan melaksanakan pengawasan yang ketat selama proses pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.
"Sebelum dan ketika hari raya Idul Adha, petugas juga akan turun untuk pengawasan pelaksanaan pemotongan kurban sesuai dengan teknis kesehatan dan kesejahteraan hewan, serta pemeriksaan post mortem (sesudah kematian), yaitu pengecekan daging dan jeroan yang dihasilkan," tukasnya. ***
Artikel Terkait
Soal Kasus Baru Penyakit Sapi Ngorok di Kampar, Begini Respon Pemprov Riau
Melihat Pembibitan Sapi di Padang Mengatas, Pembibitan Sapi Terbesar di Indonesia
Peternak, Simak Penjelasan Berikut Ini Kalau Sapi Kamu Kenya Penyakit Sapi Ngorok
Peternak di Kuansing Rugi Besar, Terpaksa Jual Kerbau Rp4 Juta per 1 Ekor karena Penyakit Sapi Ngorok
Upaya Pencegahan Penyakit Sapi Ngorok, Ribuan Vaksin Kembali Didistribusikan
Berikut Ini 5 Hal yang Harus Dihindari Saat Memotong Hewan Kurban di Idul Adha