RIAUMAKMUR.COM, Pekanbaru - Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun dan utusan Kementerian Agama (Kemenag) RI melepas Pawai Waisak Bersama di Jalan Karet, Sabtu (3/6/2023). Pawai Waisak ini merupakan salah satu momen yang diselenggarakan dalam rangka hari besar umat Buddha.
Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengatakan, menyambut baik Pawai Waisak 2567 Buddhis Era (BE) bersama umat Buddha. Ia berharap, momen tersebut memberikan dampak besar bagi kehidupan beragama umat Buddha.
Baca Juga: Kemenkumham Riau Beri Remisi Waisak Kepada 79 Warga Binaan Beragama Budha
"Kita dengan niat yang baik melepas Pawai Waisak ini. Momen ini menjadi awal berkolaborasi agama. Kami mengharapkan tidak ada lagi pertikaian etnis dan agama," ujar Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.
Ketua Panitia Pawai Waisak Bersama Romo Herman Surya mengatakan, pawai ini diikuti 40 kontingen. Kontingen ini berasal dari lembaga keagamaan Buddha, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Tionghoa.
"Total peserta yang terdaftar 2.007 orang," ujarnya.
Warga Pekanbaru harus bersama-sama di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Etnis Tionghoa jangan ada lagi enggan bergaul di Pekanbaru.
Baca Juga: Dua Narapidana Bebas di Momen Hari Raya Waisak
"Jaga nama baik umat Buddha dalam pawai ini. Jaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban," pesan Muflihun.
Sementara itu, Sekretaris pada Sekretariat Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Triroso mengatakan, acara Waisak juga akan digelar di Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 4 Juni. Sedangkan di Pekanbaru, perawatan Waisak dilaksanakan dalam bentul Pawai Waisak Bersama.
"Pawai Bersama ini merupakan wujud dari peran kita bahwa dalam ajaran agama Buddha mengajarkan cinta kasih yang universal. Cinta kasih yang universal itu diwujudkan dengan kerukunan dan moderasi beragama yang tertanam dalam masing-masing pribadi kita," ujarnya.
Pawai Bersama merupakan kerukunan internal organisasi keagamaan, pemuda, dan marga etnis Tionghoa beragama Buddha di Pekanbaru. Terima kasih disampaikan kepada Pj wali kota Pekanbaru.
Baca Juga: Tanggal 6 Mei Apakah Hari Libur Waisak
"Saya ucapkan terimakasih kasih karena Pj wali kota telah membimbing umat kami. Sehingga, umat kami juga bisa berpartisipasi dalam pembangunan," ucap Triroso.
Terima kasih juga disampaikan kepada kepada kapolresta Pekanbaru. Karena, kapolresta telah menjaga kemanan dan kedamaian antar umat beragama.
Artikel Terkait
Seperti Kembar, Hirai Saya Minta Maaf karena Disebut Sangat Mirip dengan Jungkook BTS
Ini Lirik dan Terjemahan Lagu Batak Da Natiniptip Sanggar yang Dinyanyikan Jessica Mila di Pesta Pernikahan
PSG Umumkan Perpisahan Dengan Lionel Messi Musim Depan
Gambus Selodang Alat Musik Khas Riau Berasal dari Siak
Jadwal Lengkap Final Thailand Open 2023, Bagas/Fikri Buru Gelar Kedua Setelah All England 2022
Resep Akhir Pekan: Ayam Bacem Bumbunya Meresap
BMKG Sebut Sebagian Wilayah di Provinsi Riau Berpotensi Hujan Ringan Hingga Lebat Hari ini
Jungkook BTS Dikabarkan Akan Debut Solo Bulan Juli, Begini Respon BigHit Music
Bikin Heboh, di Pekanbaru Tetiba Muncul Bau Bunga Melati yang Sangat Pekat
Laris Manis di Bioskop, Inilah Sinopsis Film Korea The Outlaws 3 yang Dibintangi Ma Dong Seok