Kamu Wajib Tahu, ini Risiko Penggunaan Ban Vulkanisir Untuk Kendaraan

photo author
M Iqbal RM, Riau Makmur
- Senin, 5 Juni 2023 | 21:39 WIB
Ilustrasi ban mobil. (Foto: Artem Podrez/pexels) (M Iqbal RM)
Ilustrasi ban mobil. (Foto: Artem Podrez/pexels) (M Iqbal RM)

RIAUMAKMUR.COM - Pernahkah kamu mendengar istilah ban vulkanisir? Sebelum mengetahui hal tersebut, saat ini memang banyak orang menggunakan ban tersebut untuk mengakali harga ban yang cukup mahal.

Maka itu, banyak pemilik kendaraan memilih ban vulkanisir. Jika dibandingkan dengan ban baru, ban jenis harga yang jauh lebih murah.

Ban vulkanisir sendiri merupakan jenis ban bekas yang dilapisi dengan kompon baru agar terlihat seperti ban baru.

Ban yang digunakan pada jenis ini biasanya merupakan ban orisinil yang batikannya sudah gundul atau menipis sehingga perlu dilapisi kembali dengan lapisan baru agar tetap tetap.

Teknik ban vulkanisir ini dilakukan dengan memasang telapak baru pada ban lama. Jenis material yang digunakan untuk melapisi ban vulkanisir ini yakni, potongan material karet berserat yang biasanya sudah memiliki batikan sehingga ban lama terlihat seperti baru.

Pada dasarnya ban vulkanisir tidak diperbolehkan penggunaannya berdasarkan peraturan departemen perhubungan khususnya untuk angkutan penumpang dan barang per tahun 2015.

Namun, saat ini masih banyak oknum yang menggunakan ban vulkanisir kerana mempertimbangkan faktor ekonomisnya.

Secara kasat mata, ban vulkanisir memang memiliki bentuk dan desain yang sangat mirip dengan ban orisinil. Namun dari sisi kekuatan, ban vulkanisir pastinya sangat jauh berbeda dengan ban orisinil.

Untuk mengetahui perbedaan ban vulkanisir dan ban orisinil, Anda perlu tahu ciri-ciri dari ban reproduksi tersebut. Salah satunya panjang karet-karet sisa berukuran kecil yang biasa terlihat pada ban baru adalah lebih pendek. Biasanya untuk ban orisinil, sisa karet kecil tersebut lebih panjang.

Ciri lainnya dari ban vulkanisir adalah bisa Anda perhatikan dari harga yang ditawarkan. Ban vulkanisir memiliki harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan ban orisinil baru.

BACA JUGA: Cuma 4 Bahan Saja, Minuman ini Cocok Dinikmati Saat Waktu Senggang

Jadi, jangan mudah tergiur harga murah jika tidak ingin menyesal mendapatkan ban bekas yang sudah direproduksi ini.

Untuk membedakan ban vulkanisir dengan ban orisinil juga bisa Anda perhatikan dari warna ban. Ban bekas yang sudah dilapisi ini biasanya akan terlihat gradasi warnanya.

Compound-nya tidak homogen karena bahan yang digunakan tidak sama dengan aslinya. Selain itu, bentuk tapak juga jauh berbeda dengan aslinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Iqbal RM

Sumber: Hyundai Indonesia

Tags

Rekomendasi

Terkini

X