"Dengan mendukung transformasi pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas, ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dalam hal deteksi dini penyakit dan percepatan rujukan. Terutama untuk kesehatan ibu hamil dan anak balita sehingga dapat meminimalisir stunting, yang menjadi fokus kami dalam APRIL2030," ujar Sihol Aritonang.
Dalam mendukung agenda pemerintah untuk mengurangi angka stunting dan prevalensi gizi buruk pada bayi di bawah lima tahun, APRIL telah bermitra dengan 299 posyandu di lima kabupaten.
Mereka secara regular aktif mendukung program pemberdayaan masyarakat, seperti pemberian bantuan makanan tambahan bergizi untuk balita dan ibu hamil, peningkatan kapasitas relawan Posyandu, serta penyuluhan, monitoring dan evaluasi secara menyeluruh.
Perusahaan juga mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif dan penguatan kelembagaan untuk percepatan penurunan stunting, misalnya dengan mobilisasi Tim Pendamping Keluarga (TPK). ***
Artikel Terkait
Gernas BBI dan BBWI, Pemerintah Targetkan UMKM dapat Cuan Rp50 Milyar
Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, 10 Pelajar di Riau Ikut Lomba Karya Ilmiah
MMKSI Perkaya Life’s Adventure Anak Lewat Beragam Aktivitas Edukasi Melalui Mitsubishi Motors Children Program
Disperindag Pekanbaru Akan Lakukan Groundbeaking di Pasar Palapa
31 Mahasiswa Unilak Lolos Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3
Disperindag Pekanbaru Anggarkan Jalan Lingkungan Pasar Cik Puan di APBD-P
Kopdar Bersama Satlantas, Komunitas Motor Pekanbaru Tolak Aksi Balap Liar
Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Kemenkes dan APRIL Group Lakukan MoU
PP DBH Sawit Terbit, Gubri Syamsuar: Semoga Memacu Pembangunan di Provinsi Riau
Terjatuh dari Lantai 3, Buruh Bangunan Universitas Riau Meninggal