Bursa Berjangka Aset Kripto Diluncurkan

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Sabtu, 29 Juli 2023 | 23:41 WIB
Bursa Berjangka Aset Kripto Diluncurkan (Kemendag.go.id)
Bursa Berjangka Aset Kripto Diluncurkan (Kemendag.go.id)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meluncurkan Bursa Berjangka Aset Kripto pada hari ini, Jumat (28/7) di Jakarta.

Peluncuran Bursa Berjangka Aset Kripto tersebut menjadi tonggak sejarah industri dan perdagangan Aset Kripto di Indonesia sekaligus mewujudkan ekosistem perdagangan asset kripto.

Bursa Berjangka Aset Kripto terbentuk atas kolaborasi Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dengan PT. Bursa Komoditi Nusantara, serta didukung penuh seluruh pelaku usaha dan Assosiasi.

Baca Juga: Lepas Kontingen Peparnas X Riau, Kadispora: Harus Optimis

"Bentuk inovasi kebijakan di bidang perdagangan Aset Kripto adalah pembentukan ekosistem
kelembagaan. Dengan adanya ekosistem yang lengkap, masyarakat akan merasa aman dalam
berinvestasi sehingga industri perdagangan Aset Kripto dapat memberikan manfaat bagi
perekonomian nasional," sebut Mendag Zulkifli Hasan.

Pada 17 Juli 2023, Bappebti telah menerbitkan persetujuan Bursa Berjangka Aset Kripto (CFX)
kepada PT Bursa Komoditi Nusantara, Lembaga Kliring Berjangka Aset Kripto kepada PT Kliring
Berjangka Indonesia; serta Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto kepada PT Tennet
Depository Indonesia.

Hal ini selaras dengan arahan Presiden RI pada Forum Ekonomi Digital 2023, bahwa salah satu kunci mengembangkan ekonomi digital adalah menyeimbangkan inovasi dengan upaya menjaga
kepercayaan publik. Regulasi yang ada harus bisa memberikan perlindungan konsumen dan
membuat publik nyaman serta percaya dalam memanfaatkan layanan digital.

Baca Juga: Harvesting BBI dan BBWI Pacu Ekonomi UMKM Riau

Mendag menegaskan bahwa Kemendag melalui Bappebti akan terus
meningkatkan pengawasan dan mitigasi risiko Perdagangan Aset kripto pada masyarakat.

“Aturandan kebijakan yang telah diterbitkan akan terus dievaluasi dan diperbarui untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang lebih maksimal di tengah industri Aset Kripto yang terus berkembang dengan cepat,” imbuhnya.

Selain itu, Zulkifli Hasan berharap, kolaborasi dan koordinasi Bappebti dengan seluruh stakeholder,
asosiasi, dan lembaga terkait lainnya diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang relevan sehingga industri ini dapat berkembangan dengan optimal

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan di Daerah, OJK Edukasi Perempuan Riau

“Kehadiran Bursa Aset Kripto, Lembaga Kliring dan Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto akan menjadikan transaksi Aset Kripto lebih transparan, efektif dan adil sehingga industri kripto di Indonesia dapat berjalan dan terjaga dengan baik, serta mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian melalui penerimaan negara,” urainya.

Zulkifli Hasan juga berharap Bursa Kripto yang telah ditetapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk terus melakukan literasi kepada masyarakat dengan memberikan informasi yang tepat terkait risiko, manfaat, dan potensi dari Perdagangan Aset Kripto. Menurutnya hal ini penting dilakukan karena berinvestasi dalam aset kripto mengandung risiko yang cukup tinggi karena sifatnya yang high risk high return.

Melalui peluncuran Bursa Berjangka Aset Kripto, Mendag Zulkifli Hasan mengajak
seluruh stakeholder Perdagangan Aset Kripto di Indonesia untuk berkolaborasi meningkatkan
literasi kepada masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X