RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Seorang anak buah kapal (ABK) tenggelam di Perairan Selat Air Hitam, Kepulauan Meranti. Peristiwa itu terjadi usai terjatuh dari kapal dengan nomor punggung KM 01.
Kepolisian bersama tim gabungan Basarnas Pekanbaru lamgsung melakukan upaya pencarian terhadap korban bernama Mesakh (56).
Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan saat ini tim gabungan melakukan upaya pencarian terhadap korban Mesakh (56).
- Baca Juga: Tim UPT Dishub Pekanbaru Kirim Surat Peringatan terhadap Pengelola Lokasi Parkir Sembarangan
"Terhadap korban masih dilakukan upaya pencarian seorang ABK yang tenggelam pada kecelakaan Kapal Man Over Board di Perairan Selat Air Hitam, Kepulauan Meranti kemarin," kata Budi Senin (31/07/2023).
Pada pencarian, tim gabungan melakukan penyisiran sejauh 5 kilometer ke arah hilir sungai. Tim menyisir ke arah hilir sungai sejauh 5 kilometer dengan pola creeping line search sesuai rencaba operasi.
Selain Tim Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan turut dibantu dari BPBD Meranti, TNI AL, KSOP Meranti, Polairud Meranti dan Polsek Tebing Tinggi.
- Baca Juga: Disebut Ratu Musim Panas Baru, Penampilan Hot Kwon Eunbi di Water Bomb Tokyo 2023 Kembali Viral
"Mudah-mudahan korban segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga," tutup Budi
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul mengatakan korban tenggelam saat memindahkan tali sekoci saat kapalnya berlayar pada Sabtu (29/07/2023) pukul 07.30 WIB.
"Sebelum kejadian kru lain masih melihat korban sedang di atas kapal sedang memindahkan tali sekoci di atas Kapal KM MI NO 1," ucap Andi.
Setelah itu teman korban Ari Pujianto melakukan kegiatan muat sagu sekitar pukul 09.30 WIB. Tak lama kru lain, Abdul Gani melihat korban sudah berada di air berenang ke sekoci
Tak ingin korban hilang, Abdul Gani bergegas mencari pelampung untuk menyelamatkannya. Tapi sayang, ketika Abdul Gani sudah mendalat pelampung dan mau melemparkan ke laut, korban sudah tidak terlihat lagi.
"Lalu Abdul Gani bergegas untuk memberi tahukan kepada kru kapal yang lain. Ternyata korban Mesakh sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi," jelasnya.
Setelah korban hilang, kru melaporkan ke Basarnas dan polisi setempat. Tim yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian bersama di lokasi.
"Kita hari ini masih melakukan pencarian korban. Kami telah menyisir lokasi dan mengimbau masyarakat untuk memantau di sekitaran laut," pungkas Andi. ***
Artikel Terkait
FSRU Lampung sebagai Infrastruktur Integrasi, Topang Kehandalan Layanan Distribusi Gas Bumi Jawa Bagian Barat
Pencemaran Air Sungai Siak: Penyelidikan oleh DLHK Provinsi Riau dan DLH Kabupaten Siak
19 Wakil Indonesia Akan Berlaga di Australia Open 2023, Ini Daftarnya
Baru Tamat, Netizen Korea Sebut Revenant Sebagai Drama Terbaik Tahun Ini, Setuju?
Semakin Buat Antusias, Boy Grup Rookie SM Entertainment akan Debut dengan Nama RIIZE
Satlantas Polresta Pekanbaru Amankan 25 Unit Sepeda Motor Balap Liar
Pemprov Riau Jamin Ketersediaan Gas Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Tanpa Kelangkaan
Cara Membuat Teh Talua Tradisional dengan Sempurna
Disebut Ratu Musim Panas Baru, Penampilan Hot Kwon Eunbi di Water Bomb Tokyo 2023 Kembali Viral
Tim UPT Dishub Pekanbaru Kirim Surat Peringatan terhadap Pengelola Lokasi Parkir Sembarangan