RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 dan HUT Provinsi Riau ke 66, Jemputan Belanja Raya Tahun 2023 di Riau resmi digelar, di Main Atrium Mall Living World Pekanbaru, Kamis (03/08/2023) malam.
Jemputan Belanja Raya merupakan program tahunan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Riau sejak tahun 2014.
Selain itu, 12 pusat perbelanjaan atau mal yang tergabung di APPBI DPD Riau menggelar Jemputan Belanja Raya ini juga menyediakan Pesta Diskon hingga 78 persen.
Kegiatan Jemputan Belanja Raya tersebut dibuka oleh Gubernur Riau Syamsuar diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum, Politik dan Kemasyarakatan, Yurnalis.
Turut hadir mendampingi Staff Ahli, Kadisperindagkop Provinsi Riau Taufiq OH dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum, Politik dan Kemasyarakatan, Yurnalis menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh pusat perbelanjaan yang ada di Riau dalam rangka memberikan penawaran menarik bagi para pengunjung di pusat perbelanjaan.
"Untuk itu dalam penyelenggaraan kegiatan ini kita sambut dengan positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama sektor UMKM yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Yurnalis.
Menurutnya, event jemputan belanja raya ini memberikan kemudahan berbelanja bagi konsumen.
"Banyaknya produk-produk yang dijual dengan harga miring, kami harap event ini dapat terus dikembangkan lagi dengan konsep yang lebih lengkap dan menarik," ujarnya.
Disamping itu, kegiatan ini dapat menjadi ikon Kota Pekanbaru dalam menarik konsumen dari dalam dan luar Provinsi Riau untuk berkunjung ke Provinsi Riau.
"Sekaligus juga melalui event ini juga bisa memperkenalkan Riau sebagai salah satu kota tujuan investasi di Pulau Sumatera," sebut Yurnalis.
Sementara itu, Ketua umum DPP APPBI Alphonzus Widjaja menyampaikan, bahwasanya pandemi Covid-19 yang terjadi merupakan pukulan yang cukup berat bagi pusat perbelanjaan. Tapi di satu sisi pusat perbelanjaan diminta untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat.
"Jadi saat awal 2020 di Jakarta itu tutup mal sekitar 3 bulan, itu merupakan catatan rekor sejarah tersendiri mal tutup lama. Tapi tidak boleh 100 persen, hal ini untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat," kata Alphonzus Widjaja.
Ia mengungkapkan, fungsi pusat perbelanjaan semakin hari semakin bertambah. Bukan hanya melayani saja tapi sudah ikut berpartisipasi di sektor kesehatan dan sektor lain terutama UMKM.
Artikel Terkait
Disdik Riau Gelar Rakor Program Peningkatan Mutu
Selama 32 Tahun Jadi Guru Honor, Akhirnya Wendi Marnis Diangkat PPPK
Pelayanan Sistem Digital di Lingkungan Pemprov Riau Terus di Tingkatkan
Kunker ke Rohul, Gubri Syamsuar Salurkan Bantuan Kepada Panti Asuhan dan Masjid
Hasil Australia Open 2023: Ginting Takluk di Tangan Wakil India
Ini Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas saat Event Bhayangkara Run di Pekanbaru
Cabor Renang Sumbang Medali Emas Pepapernas X 2023 Untuk Riau
Kloter BTH - 32 Tutup Proses Pemulangan Jemaah Haji Riau
Ini Nama Pemain Persija yang Bakal Perkuat Tim Skuad PSPS Riau
Pemerintah Rekrut 572.496 ASN 2023, Dioptimalkan untuk Penanganan Tenaga Non-ASN