RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda Desa Rimbo Panjang.
Peristiwa Karhutla ini terjadi tepatnya di Dusun II Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang.
Sabtu (12/8/2023) jajaran dari Polsek Tambang, Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pendinginan di area yang terjadinya Karhutla tersebut.
Baca Juga: Hadiri Sholawat di Desa Garut, Gubri Ajak Umat Muslim Tegakkan Sunnah Rasulullah
Pendinginan dilakukan jajaran mulai dari pukul 09.30 wib hingga 18.00 wib.
Lahan yang terbakar ini merupakan lahan berjenis gambut.
Kapolsek Tambang AKP Marupa Sibarani mengatakan dilahan yang terbakar, api yang menyala sudah berhasil dipadamkan.
Baca Juga: Wagubri Edy Nasution: Mengajak Beribadah Bagian dari Tanggungjawab Pemimpin
"Ini tinggal pendinginan untuk memastikan bahwa api tidak menyala kembali," ungkapnya.
Menurutnya pendinginan akan terus dilakukan hingga besok.
Terkait penyelidikan peristiwa Karhutla ini, menurutnya pemilik lahan sudah dimintai keterangan.
Baca Juga: Kumpulkan 2 Ton Sampah Laut, Gubri Syamsuar Serahkan Bantuan untuk Nelayan
"Kita masih selidiki siapa pelaku pembakaran lahan ini," bebernya.
Untuk mencegah terjadinya Karhutla kembali, jajarannya sudah melakukan himbauan-himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan.
Cuaca panas saat ini rentan terjadi Karhutla.
Artikel Terkait
Riau Dihadapkan pada Kemarau Kering, Gubri: Mau Kering atau Basah, Karhutla Tetap Harus Ditangani
Antisipasi Peringatan BMKG, PHR Bantu Atasi Karhutla Riau di Musim Kemarau
Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Koramil 14/Kepenuhan Lakukan Patroli Karhutla
Gubri Tegaskan Penanganan Karhutla di Tahun Politik Perlu Dicermati
Koramil 02 Rambah Cegah Karhutla Dengan Patroli Rutin
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Peralatan Pemadaman Karhutla untuk 12 Kabupaten kota
Koramil 01 Bkn Cegah Karhutla Dengan Melakukan Patroli Karhutla Bersama Jajaran
Mantab, Kerja Petugas Padamkan Karhutla Dibantu Hujan Lebat
Cegah Karhutla, Berikut Ini Imbauan BPBD Riau untuk Masyarakat
Karhutla di Riau Padam, Tersisa Dua Daerah Lagi