Dua Mahasiswa UIR Jadi Delegasi AYIMUN PBB di Malaysia

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 29 Agustus 2023 | 16:27 WIB
Naia Novistra Syahfitri dan Helen Palisca wakili UIR di AYIMUN.
Naia Novistra Syahfitri dan Helen Palisca wakili UIR di AYIMUN.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Naia Novistra Syahfitri dan Helen Palisca, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR), mewakili UIR dalam konferensi Asian Youth International Model United (AYIMUN) yang berlangsung selama tiga hari dari 12 hingga 15 Agustus 2023 di Berjaya Time Square, Malaysia.

AYIMUN merupakan simulasi sidang PBB yang diadakan oleh International Global Network, sebuah organisasi yang fokus pada pengembangan pemuda. Dalam konferensi tersebut, Naia mewakili negara Slovenia dalam council UNICEF dengan tema "Protection for Children Under War and Conflict Area", sementara Helen mewakili Switzerland dalam council INTERPOL dengan tema "Combating The Rise of Terrorism Activity". Kedua mahasiswi UIR ini, Naia Novistra Syahfitri dan Helen Palisca, berhasil meraih peran sebagai delegasi mewakili Indonesia.

Naia Novistra Syahfitri, salah satu mahasiswi delegasi UIR, berbicara dalam wawancara pada Selasa (29/08/2023) mengenai tantangan yang ia hadapi selama berpartisipasi dalam simulasi sidang PBB, AYIMUN tersebut.

“Yang menjadi tantangan bagi saya ialah mengingat kami mewakili negara dengan awalan huruf S yang otomatis duduk di pojok sementara teman – teman sesame peserta memiliki postur tubuh yang tinggi sehingga kami cukup kesulitasn saat mengangkat tangan untuk mengusulkan argumentasi,” paparnya.

Naia Novistra Syahfitri juga mengungkapkan bahwa usaha ekstra diperlukan untuk memahami serta menggabungkan beragam ide dari teman-teman sejawat dari berbagai belahan dunia dalam usaha memecahkan masalah sesuai tema yang diangkat.

Meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan, setelah mengikuti konferensi, baik Naia maupun Helen Palisca merasa banyak pengalaman yang tak terlupakan dan berkesan bagi keduanya.

"AYIMUN ini mengajarkan saya arti kemandirian, berani hadapi tantangan, berlatih menyelesaikan suatu persoalan bersama teman, dan memiliki perbandingan akan kualitas diri saya sudah sejauh apa disamping itu tentu menambah relasi saya,” ungkap Helen Palisca.

AYIMUN memberikan pelajaran kepada pesertanya tentang diplomasi hubungan internasional, riset, public speaking, debat, serta keterampilan berpikir kritis, kerjasama, dan kepemimpinan.

Para peserta konferensi ini diwajibkan untuk melakukan riset sebelumnya yang nantinya akan dibahas dan diperdebatkan bersama delegasi lain.

Melalui AYIMUN, delegasi dilatih untuk berpikir kritis tentang isu-isu global, menyelesaikan tantangan internasional, dan mengasah kemampuan diplomasi sebagaimana yang terjadi dalam sidang PBB sesungguhnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X