Menurut Rudi, menghadapi kuatnya persaingan di revolusi industri 4.0 dan bonus demografi, dunia pendidikan tentu perlu terus dibekali dengan keterampilan-keterampilan dan kompetensi yang lebih canggih karena generasi bangsa atau peserta didik kita tidak cukup jika hanya dibekali oleh pemahaman pengetahuan. Mereka perlu didukung untuk memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikasi dan kolaborasi.
“Selain itu kita terus berupaya mengikutsertakan kaum perempuan dalam meningkatkan literasi dan edukasi, khususnya kemampuan STEM agar dapat mengambil peran penting untuk mendorong inovasi riset dan teknologi di tanah air,” sambungnya.