berita

Delapan Mahasiswa IPDN Kalbar, Sambangi Diskominfo Kubu Raya

Rabu, 29 Mei 2024 | 18:46 WIB
Delapan orang mahasiswa Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalbar, Mempawah mengunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika Kubu Raya, Rabu (29/5/2024). Delapan siswa dan siswi IPDN ini, bagian dari 60 mahasiswa lainnya yang juga mengunjungi tujuh OPD Kubu Raya. ird/mc kuburaya

RIAUMAKMUR.COM – 60 orang siswa dari Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalbar, Mempawah menyambangi tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) Kubu Raya, dalam rangka praktikum manajemen pemerintahan. Dari 60 orang ini terbagi menjadi delapan orang di Diskominfo, dua orang bagian hukum, satu orang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), tujuh orang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dua orang Inspektorat, 30 orang BPKAD, dan 10 orang di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Diskominfo Kubu Raya Medi Kusnadi mengatakan kunjungan siswa IPDN ini baru pertama kalinya mengunjungi organisasi ini. Para siswa juga telah banyak belajar dari akademisinya yang dimana salahsatu mata kuliah berpraktek di pemerintah kabupaten/kota.

“Delapan orang siswa IPDN, tadi mengenal lebih jauh bagaimana cara tata kelola e-govermant. Sebagian juga ke bidang tata usaha untuk belajar tata tertib administrasi, dan sisanya ada ke bidang Informasi Komunikasi Publik dalam pengelolaan kelompok informasi masyarakat,”katanya, di Sungai Raya, Rabu (29/5/2024).

Baca Juga: Buka Rakerda BKKBN, Pj Gubernur Gorontalo: Penanganan Tengkes Harus pada Masa Pra-Tengkes

Diterangkannya,lima mahasiswa laki-laki dan tiga mahasiswa perempuan ini berencana menyelesaikan karya tulis ilmiahnya masing-masing dengan empat bidang yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika Kubu Raya.

“Jadi mereka akan menyelesaikan karya tulis ilmiahnya setelah mendapat data-data dari sini,” ujarnya.

Selain siswa IPDN, Medi Kusnadi menyampaikan pihaknya juga kerap menerima pratek lapangan dari akademis lainnya. Misalnya kata Medi dari pihak Untan Pontianak, BSI, dan juga pelajar-pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Baca Juga: Sekretariat SDGs Provinsi Gorontalo Akan Gelar Diseminasi Rencana Aksi Daerah 2023-2026

“Biasanya yang praktek lapangan memakan waktu satu bulan hingga tiga bulan lamanya. Sedangkan siswa IPDN tadi hanya sehari mereka langsung pulang ke kampusnya,”ujarnya.

Tags

Terkini