RIAUMAKMUR.COM - Stadion H. Dimurthala Lampineung, yang terletak di kota Banda Aceh, adalah salah satu stadion sepak bola terkemuka di Provinsi Aceh. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut ke-21 yang akan berlangsung pada Semptember 2021, Stadion kebanggaan masyarakat Kota Banda Aceh itu akan dijadikan venue cabang sepak bola.
Saat ini, stadion tersebut sedang direnovasi ulang. Menurut pengamatan RRI, sejumlah pekerja tampak terus mengebut pembangunan ini agar segera rampung. Ditargetkan, stadion ini akan selesai saat PON berlangsung. Di bagian dalam stadion sudah mulai terlihat rampung, namun pada bagian tribun masih dikerjakan.
Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal saat meninjau progres renovasi Stadion H Dimurthala pada Kamis (11/7/2024) lalu menyampaikan, pihaknya terus mendorong agar percepatan pembangunan segera rampung dilaksanakan sesuai deadline. “Kita pacu percepatan pembangunan, ini harus kejar tayang, artinya kita kejar deadline pembangunan,” kata Illiza.
Baca Juga: Perempuan Riau Berdaya Lewat SheHacks Innovate Bersama Indosat Ooredoo Hutchison
Ia menerangkan, saat ini pembangunan arena venue utama Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh telah mencapai 75,84 persen. Sementara pembangunan venue di Stadion Dimurthala telah rampung hingga 75,93 persen," ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI.
Di sisi lain, secara keseluruhan ada beberapa venue yang terkendala, sebab ada empat venue tambahan dana dari APBN seperti venue renang, sepatu roda, menembak dan panjat tebing. Sehingga untuk sejumlah venue tersebut diprediksi bakal rampung pada akhir Agustus mendatang. “Kita optimis ini dapat selesai, kita usahakan semaksimal mungkin,” ucapnya.
Dirangkum RRI, sejarah stadion H. Dimurthala Lampineung merupakan tempat yang paling angker bagi tim lawan. Saat stadion ini menjadi homebase tim Persiraja Banda Aceh, klub ini pernah tidak terkalahkan selama semusim di kandang.
Baca Juga: Menuju Bengkalis Transparansi Award 2024, Ini Pesan Bupati
Stadion H. Dimurthala Lampineung didirikan pada tahun 1957 dan telah menjadi saksi dari berbagai peristiwa olahraga penting di Aceh. Awalnya, stadion ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan fasilitas olahraga yang memadai bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya.
Seiring berjalannya waktu, stadion ini mengalami beberapa renovasi dan perbaikan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya. Renovasi terakhir dilakukan pada tahun 2010, yang meliputi perbaikan lapangan, tribun, dan fasilitas penunjang lainnya.
Lapangan sepak bola di Stadion H. Dimurthala memiliki rumput alami yang terawat dengan baik, memberikan permukaan yang ideal untuk pertandingan sepak bola. Lapangan ini memenuhi standar nasional dan sering digunakan untuk berbagai kompetisi sepak bola.
Baca Juga: Penyelenggara Pemilu Harus Maksimal Dalam Pemutakhiran Data Pemilih
Stadion ini dilengkapi dengan tribun penonton yang mampu menampung sekitar 15.000 penonton. Tribun ini terbagi menjadi beberapa sektor dengan tempat duduk yang nyaman, memberikan pengalaman menonton yang menyenangkan bagi para penonton.
Stadion ini juga memiliki ruang ganti yang dilengkapi dengan fasilitas modern untuk kenyamanan para pemain dan pelatih. Selain itu, terdapat ruang medis untuk penanganan cedera dan ruang pers untuk keperluan konferensi pers.
Stadion ini dilengkapi dengan sistem penerangan yang memungkinkan pertandingan malam hari. Penerangan yang baik memastikan pertandingan dapat dilaksanakan dengan lancar tanpa kendala penglihatan. Stadion H. Dimurthala Lampineung memainkan peran penting dalam pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, di Aceh.