RIAUMAKMUR.COM - Daftar pemilih yang akurat dan up to date menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pelaksanaan pemilihan baik di Pemilihan Umum maupun pada Pemilihan Kepala Daerah. Karena daftar pemilih bukan saja akan menetapkan siapa saja yang berhak memberikan hak pilihnya pada hari pencoblosan, tapi juga akan menjadi basis data dalam menetapkan jumlah surat suara yang akan dicetak. Maka penyelenggara Pemilu harus maksimal dalam melakukan pemutakhiran data pemilih yang akan berakhir.
Hal itu disampaikan oleh Hasan selaku Koordinator Umum Perhimpunan Pemilih Indonesia (Indonesian Voters Association) Provinsi Riau, Senin (15/7/2024).
Dia mengharapkan penyelenggara pemilu harus maksimal dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih dan khususnya pantarlih bener-benar melakukan coklit:
Baca Juga: Pj. Bupati Pulang Pisau : Lomba Desa dDiharapkan Mampu Bangun Semangat Kompetisi dan Berinovasi
“Saya berharap agar KPU bisa memastikan pantarlih bekerja dengan mendatangi rumah-rumah warga dan bekerja sesuai mekanisme yang ada seperti sudah dijelaskan pada Pasal 14 PKPU 7 tahun 2024 yaitu meminta langsung dokumen kependudukan kepada pemilih atau keluarga pemilih dan bahkan bisa dengan berkomunikasi melalui panggilan video atau konferensi video yang memungkinkan pantarlih dan pemilih untuk saling bertatap muka, berbicara langsung, dan melihat kesesuaian wajah dengan foto pada dokumen KTP-el,” katanya.
Selanjutnya Hasan memberikan apresiasi kepada pantarlih yang sudah melakukan coklit langsung kerumahnya. Apriliani Amelia selaku pantarlih TPS 20 kelurahan Tangkerang Selatan didampingi anggota KPU Kota Pekanbaru (Siti Syamsiah dan Salmon Daliyoto), PPK Bukit Raya dan PPS Tangkerang Selatan serta pengawasan langsung dilakukan oleh Pengawas Kelurahan/Desa Tangkerang Selatan dan Panwascam Kec. Bukit Raya pada hari Minggu tanggal 14 Juni 2024 pukul 10.00 WIB.
Terakhir, mantan anggota Bawaslu Provinsi Riau tersebut juga berharap kepada masyarakat untuk terlibat aktif pada proses pemutakhiran data pemilih dengan berkomunikasi kepada penyelenggara pemilu (KPU dan/atau Bawaslu sesuai tingkatan) untuk memastikan diri dan keluarganya tercatat dalam daftar pemilih yang akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap nantinya.
Baca Juga: Miliki Tiga WPP, Pemkab Malra Gelar Bimtek Adopsi CCRF dan indikator EAFM
Seperti diketahui bahwa Pencocokan dan Penelitian yang disebut Coklit adalah kegiatan yang dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih dalam pemutakhiran data pemilih dengan bertemu pemilih secara langsung dan berdasarkan perbaikan dari rukun tetangga/rukun warga atau nama lain dan tambahan pemilih dan dilaksanakan selama satu bulan (24 Juni - 24 Juli 2024).
Berdasarkan Pasal 13 ayat (2) PKPU 7 tahun 2024 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Serta Walikota Dan Wakil Walikota pada menyebutkan bahwa Pantarlih melaksanakan Coklit dengan cara mendatangi Pemilih secara langsung.
Berdasarkan data pemilih pada Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024 yang lalu, ternyata ada 97.764 pemilih se Riau kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK) yaitu Pemilih yang tidak terdaftar sebagai Pemilih dalam DPT, namun memenuhi syarat sebagai Pemilih dilayani penggunaan hak pilihnya pada hari dan tanggal pemungutan suara. Dari data DPK yang sangat tinggi tersebut, jelas ada kealfaan penyelenggara pemilu dalam melakukan pemutakhiran pemilih.
Artikel Terkait
Gubernur Jambi Buka Himsak Futsal Cup II 2024 di Sungai Penuh
Rektor UKIM Mengikuti Pertemuan BK-PTKI di Bali
Persiapan PON XXI, 11 Cabor Ikuti TC Terpusat di Luar Papua Selatan
Mahyeldi Menjadi Pemilih Ke-10 dalam PSU DPD RI di TPS 12 Kelurahan Jati Baru
Kapal Pembawa Logistik PSU DPD RI untuk 18 TPS Hilang Kontak di Mentawai
Syukuran 30 Tahun Universitas Baiturrahmah, Mahyeldi Sebut Jumlah Dokter di Sumbar Masih Kurang
Siap Amankan Piala Presiden 2024, Kapolri Pastikan Pengamanan Berstandardisasi FIFA
Ribuan Personel Polisi Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2024
Miliki Tiga WPP, Pemkab Malra Gelar Bimtek Adopsi CCRF dan indikator EAFM
Pj Bupati Pulang Pisau : Lomba Desa dDiharapkan Mampu Bangun Semangat Kompetisi dan Berinovasi