berita

Pemko Padang Menyusun IPRO Untuk Gaet Calon Investor

Minggu, 21 Juli 2024 | 19:30 WIB
Bank Indonesia Sumatera pada saat memberikan pelatihan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Barat dalam peningkatan kapasitas untuk penyusunan proposal Investment Ready to Offer (IPRO), Senin (21/6/2024). (Dok: Humas BI Sumbar)

RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Padang sedang menyusun Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang menjadi jendela investor luar daerah untuk melihat potensi berinvestasi di Kota Padang. Upaya tersebut dilakukan untuk menarik minta investor untuk berinvestasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Padang.

Kepala Dinas DPMPTPS Kota Padang, Swesti Fanloni Sabtu (20/7/2024) mengatakan, wujud IPRO tersebut tertuang dalam bentuk dokumen proposal dengan tawaran menarik. Disamping itu, proposal penawaran tersebut membantu menarik calon investor dan meyakinkan Kota Padang sebagai destinasi yang tepat untuk berinvestasi. 

“Kita sedang menyusun dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO). kedepannya ini dapat menjadi jendela para investor untuk melihat potensi investasi di Kota Padang," kata Swesti Fanloni.

Baca Juga: KIP Lhokseumawe Gelar Peluncuran Gaung Pilkada 2024

Swesti menyebutkan, investasi menjadi sumber pembiayaan ditengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Pembangunan Daerah (APBD) untuk membangun daerah. Dengan harapan terbentuknya lingkungan investasi yang berdampak pada meningkatnya peluang lapangan kerja secara tidak langsung dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Diketahui, realisasi investasi Pemko Padang tahun 2023 telah mencapai 102,8 persen, berupa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Disamping itu, realisasi PMA terbesar mencapai 1,8 Triliun rupiah, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 277 orang, realisasi tersebut melebihi target yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang.

Tags

Terkini