RIAUMAKMUR.COM - Sosialisasi Ketentuan Umum di Bidang Cukai Ke-2 Tahun 2024, di gelar Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Satuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kota Bandung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur lembaga kelurahan se-Kota Cimahi juga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Cimahi, di Lapang Apel Pemkot Cimahi, Jumat (19/7/2024).
Hadir sebagai narasumber kegiatan ini Syamsul Gunawan Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama dan Brian Pralingga Penata Layanan Operasional KPPBC Bandung untuk memberikan materi terkait kepabeanan dan cukai.
Baca Juga: Menjual dan Mengedarkan Rokok Ilegal Adalah Tindakan Pidana
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Budi Raharja menerangkan bahwa sosialisasi di bidang cukai ini sangat penting karena bidang cukai memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian negara karena cukai tidak hanya berfungsi sebagai sumber penerimaan negara.
"Tetapi juga sebagai instrumen untuk mengendalikan konsumsi barang-barang tertentu yang berdampak negatif bagi masyarakat, seperti produk tembakau dan minuman beralkohol," kata Budi.
Menurut Budi, peredaran rokok ilegal berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara, dikarenakan adanya produk ilegal tersebut maka pendapatan negara dapat terganggu.
Baca Juga: Pj Wali Kota Cirebon: Terima Kasih Letkol Inf Robil
"Negara akan rugi, karena adanya pabrik rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara, karena tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.
Budi menyebutkan sampai saat ini peredaran rokok ilegal di Kota Cimahi masih cukup banyak, menurut data dari tahun 2022-2023 Bea Cukai menyita sebanyak 178.100 batang atau 8.905 bungkus rokok ilegal
Untuk itu Budi berharap masyarakat memahami apa yang dimaksud rokok ilegal, rokok ilegal itu tidak ada cukainya, sementara cukai merupakan pungutan negara.
Baca Juga: RPJPD Ciamis 2025- 2045 Diperdakan
"Masyarakat bisa memberikan kontribusi kepada negara dengan membeli rokok yang ada cukainya," terangnya.
Budi juga berharap masyarakat dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pengawasan dan penegakan peraturan di bidang cukai.
"Ada hal yang lebih penting sebenarnya yaitu rokok ilegal berbahaya bagi Kesehatan juga dengan berkurangnya cukai maka dana untuk pengendalian dampak negatif rokok menjadi berkurang,” tambahnya.