berita

Tim Satgas Karhutla Lakukan Water Bombing di Titik Api Terpantau

Kamis, 25 Juli 2024 | 13:00 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau M Edy Afrizal, tim Satgas karhutla lakukan water bombing di titik api yang terpantau (foto.RRI/Femmy Asti Yofani)

RIAUMAKMUR.COM - Sejumlah titik api ditemukan di beberapa daerah di Provinsi Riau, yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau M Edy Afrizal mengatakan sekarang ini personil BPBD dan tim Satuan tugas (Satgas) Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sedang melakukan pemadaman terhadap titik api yang terpantau. 

"Ada beberapa wilayah yang muncul kebakaran lahan dan saat ini personel kami tengah melakukan pemadaman," jelas Edy Afrizal, Rabu (24/07/2024).

Baca Juga: Pj Gubernur Gorontalo Ingatkan Pelaksanaan PIN Polio Harus Sampai Daerah Pelosok

Edy Afrizal menyebutkan, wilayah yang paling banyak terdapat titik api adalah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Kecamatan Panipahan. Dan untuk pemadaman sudah dikerahkan tiga helikopter water bombing. 

"Kendala yang kami hadapi di sana adalah titik api tidak bisa diakses melalui jalan darat dan tidak tersedianya sumber air untuk pemadaman. Jadi kami terpaksa menggunakan air laut untuk pemadaman karena titik air sudah mengering akibat musim kemarau," kata Edy Afrizal. 

Sementara terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Edy Afrizal menuturkan sudah dilakukan di beberapa daerah di Riau. Tapi sampai saat ini usaha tersebut belum berhasil. 

Baca Juga: Dinkes Kota Palangka Raya Targetkan 95 persen Anak Menerima Vaksin Polio

"Sudah kami lakukan TMC, ini kalau tidak salah sudah yang ketiga. Dimulai tanggal 20 Juli hingga 30 Juli mendatang, belum ada hasil karena saat ini sudah masuk musim kemarau dan bibit awannya tidak banyak, namun bagi wilayah yang ada bibitnya kami semai," jelas Edy Afrizal. 

Edy Afrizal mengimbau masyarakat yang membuka lahan untuk tidak menggunakan cara membakar, karena di musim kemarau ini puntung rokok saja bisa mengakibatkan terjadinya kebakaran, ditambah lagi angin yang berhembus cukup kencang. 

Tags

Terkini