RIAUMAKMUR.COM - Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar membentuk posko penanganan kebakaran hutan dan lahan. Hal itu dilakukan usai terjadi kebakaran 311 hektare lahan di Kabupaten Inhu dan berhasil dipadamkan dalam waktu tiga hari.
"Sebagai upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, Forkopimda Indragiri Hulu (Inhu), bentuk posko untuk penanganan cepat saat terjadi Karhutla," ujar Fahrian Rabu (24/7/2024).
Pembentukan posko penanggulangan karhutla ini dilakukan oleh Polres Inhu, Kodim, Kejari, BPBD, dan masyarakat peduli api (MPA).
Baca Juga: Pj Gubernur Gorontalo Ingatkan Pelaksanaan PIN Polio Harus Sampai Daerah Pelosok
Fahrian berharap pembentukan Posko ini dapat menjadi wadah koordinasi dan sinergi antar stakeholder dalam penanggulangan karhutla di Indragiri Hulu.
Posko akan didirikan di Kantor BPBD Inhu. Di sana setiap instansi terkait akan menempatkan personel agar dapat menangani Karhutla dengan cepat.
"Rapat pembentukan posko ini untuk mempermudah sinergi antar stakeholder dalam penanggulangan karhutla. Serta penanganan cepat jika terjadi Karhutla," kata Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar.
Baca Juga: Dinkes Kota Palangka Raya Targetkan 95 persen Anak Menerima Vaksin Polio
Fahrian menjelaskan karhutla merupakan masalah kompleks yang membutuhkan solusi holistik dari berbagai pihak. Karena itu, stakeholder terkait juga didorong untuk lebih fokus pada upaya pencegahan karhutla dari pada hanya fokus pada pemadaman.
"Caranya sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, dan pengembangan sistem peringatan dini karhutla," jelasnya.
Fahrian mengimbau agar masyarakat tidak membakar hutan dan lahan dan membantu dalam upaya pencegahan dan pemadaman karhutla.
Baca Juga: Inilah Daftar Tarif Tol Bangkinang - XIII Koto Kampar
"Posko penanggulangan karhutla di Inhu diharapkan dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Stakeholder diharapkan dapat bekerja sama dengan baik dan masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam pencegahan karhutla," kata Fahrian.