RIAUMAKMUR.COM - Guna meningkatkan kelaikoperasian sarana kereta rel listrik (KRL), khususnya relasi Yogyakarta Solo, maka PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menjalin kerja sama dalam hal perawatan bersama Balai Perawatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
"Keselamatan, keamanan dan kenyamanan merupakan faktor penting dalam pelayanan transportasi massal, sehingga kolaborasi ini merupakan langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan sarana KRL Yogyakarta Solo," ujar Kepala Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA, Prayudi sebagaimana dikutip InfoPublik pada Sabtu (27/7/2024).
Adapun kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk dukungan fasilitas perawatan Depo KRL Solo Jebres yang akan dioperasikan melalui kerja sama antara PT KCI dengan Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA, yang mana penandatanganan dokumen kerja sama telah dilaksanakan di Surakarta pada Jumat (26/7/2024).
Baca Juga: BNPB Pastikan Situasi Kondusif Pascagempa M4,1 di Kuningan
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia Asdo Artriviyanto, dan Kepala Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA Prayudi. Dua dokumen kerja sama yang ditandatangani bersama itu meliputi pemanfaatan tanah dan bangunan Depo KRL Solo Jebres, dan penggunaan peralatan serta mesin yang melekat di dalamnya.
"Ini merupakan momentum pertama dalam rangka pengembangan layanan KRL relasi Yogyakarta Solo yang berkelanjutan, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan layanan kereta api perkotaan," terang Prayudi.
Sementara itu, Direktur Utama PT KCI, Asdo Artriviyanto mengatakan, pengoperasian Depo KRL Solo Jebres dapat meningkatkan layanan dan perawatan sarana KRL Yogyakarta – Palur. "Fasilitas perawatan sarana KRL ini merupakan Depo KRL pertama yang ada di wilayah Yogyakarta," ujarnya.
Baca Juga: TXT - Deja Vu Jadi Lagu Boy Grup Pertama yang Capai 100 Juta Streaming 2024, Cetak Rekor Ini!
Asdo menambahkan bahwa Depo KRL Solo Jebres ini akan melengkapi tempat perawatan sarana KRL yang sebelumnya sudah dioperasikan. Selain Depo KRL Solo Jebres, untuk perawatan sarana KRL Yogyakarta – Palur, PT KCI sebelumnya sudah mengoperasikan dua tempat pengawas urusan kereta (PUK) KRL, yaitu PUK KRL Klaten dan PUK KRL Solo Balapan.
Melalui kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara regulator dan operator perkeretaapian, guna memajukan transportasi perkeretaapian di Indonesia, khususnya layanan transportasi kereta api perkotaan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA dan semua pihak yang telah mendukung dalam proses kerja sama serta kolaborasi ini, dengan adanya Depo KRL tersebut, PT KCI akan lebih maksimal lagi dalam melakukan perawatan Sarana KRL yang ada di wilayah Yogyakarta – Solo," tutup Asdo.
Baca Juga: Polri Amankan Ribuan Ball Pakaian Bekas Impor Ilegal
Sebagai informasi, depo yang berlokasi di Ngemingan, Kecamatan Jebres, Surakarta, menempati lahan seluas 8.080 meter persegi. Dilengkapi dengan fasilitas layanan kantor dengan berapa ruangan, meliputi Ruang Monthly Check, Ruang Annual Check, Ruang Daily Check, Logistik, Alat, Gudang Sparepart Bekas dan Sparepart Baru.
Depo memiliki tiga jalur KA yang terhubung dengan LAA (Listrik Aliran Atas). Jalur 1 sepanjang 273 meter, mampu menampung 13 KRL. Jalur 2 sepanjang 295,75 meter dan mampu menampung 14 KRL. Layanan KRL relasi Yogyakarta - Solo stamformasi rangkaian terdiri dari 8 set KRL. Jalur 3 panjang 315,88 meter berfungsi sebagai tempat stabling dan pencucian kereta yang berada di luar gedung workshop.
Dengan berbagai dukungan fasilitas tersebut, Depo bisa melayani kemampuan perawatan periodik kereta listrik dari perawatan harian, bulanan, tiga bulanan (P3), enam bulanan (P6), hingga perawatan tahunan (P12).