“Pengembangan kapasitas yang dilakukan Kilang Sungai Pakning telah meningkatkan kapabilitas peternak, termasuk Rahmadi, dalam proses budidaya dan edukasi kepada masyarakat,” lanjut Tauchid.
Rahmadi mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam budidaya madu adalah kondisi cuaca yang tidak menentu dan meyakinkan konsumen tentang kualitas madu. Namun, hal itu tidak menghalangi semangatnya dan para peternak lainnya.
Tekad dan kerja keras mereka dalam budidaya madu ramah lingkungan sekaligus menjaga kawasan gambut membawanya meraih penghargaan di bidang lingkungan dari Pemerintah Provinsi Riau pada peringatan Hari Ozon Sedunia, dengan penghargaan Setia Lestari Bumi.
“Penghargaan ini adalah hasil kerjasama tim dan kolaborasi masyarakat, dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berupaya menjaga ekosistem lahan gambut,” tutup Rahmadi.
Local Hero Program Sekolah Cinta Gambut KPI Sungai Pakning Bawa SDN 8 Siak Kecil Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata
Selain Rahmadi, Rahwanto, seorang guru di SDN 8 Desa Siak Kecil, juga menjadi ‘local hero’ binaan TJSL KPI Sungai Pakning dan berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan sesuai Keputusan Gubernur Riau.
Manager Production PT KPI Kilang Sungai Pakning, R. Moh. Kun Tauchid, menjelaskan bahwa SDN 8 Siak Kecil dipilih karena komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.
Sekolah ini aktif berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan yang diadakan oleh perusahaan.
“Program Sekolah Cinta Gambut ini bertujuan mendorong pendidikan berwawasan lingkungan sejak dini,” katanya.
Rahwanto yang juga Ketua Kelompok Jaringan Sekolah Cinta Gambut aktif menyebarluaskan kurikulum ke berbagai kecamatan dan mendorong peserta didik untuk melakukan penanaman pohon sebagai kontribusi terhadap lingkungan.
“Alhamdulillah, dengan dukungan semua pihak, kami meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata. Kami bangga menjadi satu-satunya sekolah di Kecamatan Siak Kecil yang mendapatkan penghargaan ini,” ucap Rahwanto.
Kepala Sekolah SDN 8 Siak Kecil, Derry Susanti, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Kami bangga bisa meraih penghargaan ini,” tutup Derry.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif bagi lingkungan dan pendidikan.