RIAUMAKMUR.COM - Melancong ke Pulau Dewata tak lengkap rasanya jika tak mencicipi kuliner Nasi Pedas Bu Andika. Menjadi salah satu kuliner tersohor di Bali sejak tahun 1999, kini semakin eksis dikenal hingga turis mancanegara.
Sri Sriyani, pendiri usaha ini mengungkapkan, nama nasi pedas diberikan oleh para konsumennya. Kemudian ditambahkan pemberian nama pada warung nasinya sesuai dengan nama anaknya, Andika.
"Nasi Pedas itu karena sambalnya yang pedas, tapi yang memberi nama orang-orang Bali. Terus saya tambahin nama anak saya, jadi saya kasih nama Nasi Pedas Bu Andika," kata Sri dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Sabtu (14/9/2024).
Baca Juga: Basarnas Lakukan Pencarian Seorang Nelayan Hilang saat Melaut
Sri mengatakan, selain sambal banyak menu-menu lainnya yang disajikan. Mulai dari abon ayam, ikan tongkol suwir, teri, kulit ayam, kentang serta berbagai hidangan ayam.
Ia mengaku, konsumen yang membeli tak hanya wisatawan lokal, namun juga wisatawan mancanegara. "Suka, tapi mayoritas orang Jakarta," ucap wanita berusia 61th itu.
Adapun tingkat kepedasan hidangan Nasi Pedas Bu Andika dapat disesuaikan sesuai selera. "Yang nggak berani pedas, ya, nggak pakai sambal," ujarnya.
Baca Juga: KUA bersama PAC GP Ansor Gelar Bersih-Bersih Rumah Ibadah Serentak di Kabupaten Sumenep
Nasi Pedas Bu Andika memiliki beberapa cabang, di antaranya di Jalan Blambangan No.55, Kecamatan Kuta, Badung. Kemudian di Jalan Raya Tuban No. 120C, Tuban, Kecamatan Kuta.
Selanjutnya berlokasi di Jalan Patih Jelantik Ruko Nomor 9, Legian, Kecamatan Kuta. Pengunjung yang tertantang mencicipi kuliner pedas ini bisa datang kapanpun sebab buka selama 24 jam.