RIAUMAKMUR.COM - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Mohammad Bari, menekankan pentingnya penanaman modal sebagai salah satu instrumen vital dalam mendorong perekonomian wilayah.
Baik itu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), keduanya diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.
"Dengan berbagai potensi, fasilitas, dan sumber daya yang dimiliki, Kalbar membuka peluang besar untuk perkembangan investasi. Ini terlihat dari peningkatan nilai realisasi investasi, baik dari PMDN maupun PMA," ujar Bari dalam sambutannya pada Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Peta Potensi Investasi Provinsi Kalbar Tahun 2024, di Hotel Orchardz Perdana, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (18/9/2024).
Mengingat betapa krusialnya investasi, Pemerintah Provinsi Kalbar berupaya meningkatkan realisasi investasi dengan menyediakan data dan informasi yang jelas serta spesifik mengenai potensi investasi bagi para calon investor.
"Peta Potensi Investasi Provinsi Kalbar Tahun 2024 diharapkan dapat memberikan gambaran sektor-sektor unggulan di daerah, dilengkapi dengan data yang akurat. Ini bisa menjadi panduan penting bagi calon investor untuk memulai atau mengembangkan usahanya di Kalbar," lanjut Bari.
Peta potensi investasi ini tidak hanya bertujuan untuk mempermudah pemahaman calon investor mengenai sektor-sektor potensial, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat.
Baca Juga: Polda Riau Sita 76 Kg Sabu dan 41 Ribu Ekstasi dari Jaringan Internasional
"Semakin banyak investor yang masuk, semakin besar peluang terbuka lapangan kerja serta peningkatan ekonomi daerah secara keseluruhan," pungkasnya.