berita

Kemendagri: Indeks Pembangunan di Papua Naik 5,6 Persen

Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:38 WIB
Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kastorius Sinaga, dalam Dialog FMB9 di Jakarta, Senin (14/10/2024). Foto: You Tube FMB9

Baca Juga: Ekspor Maluku Utara Tembus USD930,81 Juta pada September, Besi dan Nikel Mendominasi

"Kami berkomitmen untuk memperbaiki konektivitas antar wilayah, yang sangat krusial bagi distribusi logistik dan pelayanan masyarakat," tambahnya.

Tak hanya itu, program penanganan stunting juga merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua.

Dengan target penurunan stunting minimum 4 persen setiap tahunnya, pemerintah berfokus pada penyediaan gizi yang baik bagi anak-anak.

 

"Kami percaya bahwa dengan mengatasi masalah gizi, kita dapat meningkatkan produktivitas dan kesehatan generasi muda Papua," ucap Kastorius.

Kemudian pemekaran wilayah di Papua yang menghasilkan empat daerah otonomi baru (DOB) juga diharapkan dapat mempercepat laju pembangunan.

Belajar dari pengalaman pemekaran Papua Barat pada 1999 silam, wilayah ini menunjukkan laju peningkatan IPM dan penurunan kemiskinan jauh lebih impresif.

 

“Dengan enam provinsi baru di Papua, kami yakin dampak positif akan semakin meluas," tuturnya.

Keberhasilan itu menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang terencana dan fokus, pembangunan di Papua dapat memberikan hasil yang signifikan.

Selain itu, dengan upaya yang berkelanjutan, Papua diharapkan akan terus mengalami kemajuan dalam meningkatkan IPM dan menurunkan tingkat kemiskinan, menjadikan wilayah ini lebih sejahtera dan berdaya saing.

Halaman:

Tags

Terkini