RIAUMAKMUR.COM - Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu menyampaikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai Humas Polri dalam mengelola persepsi publik. Ia menyebutkan bahwa sejak tahun 2012 hingga saat ini, Humas Polri berhasil menciptakan citra yang semakin positif di mata publik.
"Saya melihat ada perkembangan luar biasa di Humas Polri. Dulu persepsi negatif publik terhadap Humas Polri cukup tinggi, namun dengan kesadaran dan pelatihan yang dilakukan," ujarnya dalam acara Sarasehan Humas Polri 2024 di Gedung The Tribrata, Jakarta, Rabu (30/10/24).
Menurut Dr. Ninik, kesadaran Humas Polri akan pentingnya komunikasi dengan media adalah langkah penting dalam merangkul publik. Pada tahun 2012-2013, Humas Polri mulai lebih terbuka dan merangkul wartawan dengan memberikan informasi yang akurat dan tepat.
Baca Juga: Spanyol Dihantam Badai, MotoGP Valencia 2024 Terancam Batal
Satu strategi tepat yang diambil Humas Polri adalah melalui manajemen krisis untuk menangani isu viral di media sosial. Ia menggarisbawahi pentingnya kecepatan dalam merespons isu yang muncul agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Segala sesuatu yang muncul di media sosial harus diselesaikan di media sosial. Komunikasi yang tepat dan melihat keresahan masyarakat adalah kunci mengatasi krisis," katanya.
Ia mengapresiasi inisiatif Humas Polri yang aktif mendekatkan diri kepada masyarakat melalui program: Jumat Curhat dan Minggu Kasih. Program-program ini bertujuan mendengar langsung keluhan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Baca Juga: Kantor Imigrasi Bekasi Aktif Tanggulangi Pengungsi WNA
Humas Polri juga mengikuti perkembangan tren digital dengan aktif menggunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, Twitter, dan YouTube. Dengan berbagai langkah yang dilakukan, ia optimis Humas Polri akan terus berkembang dalam menggerakan informasi kepada publik.