berita

Baru Kemarin Meutya Hafid Pastikan Komdigi Bersih Kasus Ilegal, Kini Ternodai Usai Ada Oknum Pegawai yang Terlibat Judi Online

Sabtu, 16 November 2024 | 20:58 WIB
Potret Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid. (YouTube.com / Komdigi TV)

Baca Juga: Wow! Anak Petani yang Berani Bisnis Jualan Barang Murah Ini, Kini Punya 5.000 Toko di 100 Negara, Siapa Dia?

Ironinya, Komdigi baru saja memastikan komitmennya dalam pemberantasan aktivitas ilegal, termasuk judi online di Indonesia, pada Kamis, 31 Oktober 2024.  

Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan penegak hukum atas pemeriksaan terhadap pegawai yang terindikasi terlibat aktivitas ilegal tersebut.  

Menteri di Kabinet Merah Putih Prabowo itu juga menginstruksikan jajarannya agar kooperatif apabila dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.  

Baca Juga: Cuman Gegara Komentar Miring, CEO Intel Merana Usai TSMC Cabut Diskon 40 Persen Untuk Pasokan Chipnya

"Penegak hukum akan dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk dan terkhusus jika itu adalah pejabat di lingkungan kementerian kami," tegas Meutya dalam pernyataan resminya di Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Pakta Integritas Khusus Soal Perang Terhadap Judi Online  

Dalam siaran pers Kementerian Komdigi yang diterbitkan pada Kamis, 31 Oktober 2024, Meutya Hafid mengaku telah teken pakta integritas khusus terkait 'perang' terhadap judi online.  

Baca Juga: Selandia Baru Sebut Prabowo Bisa Bawa Perekonomian Indonesia Makin Berkembang

"Seluruh ASN di lingkungan Kementerian Komdigi telah menandatangani pakta integritas khusus terkait perang terhadap judi online," terangnya.  

"Jadi kami akan tegas dan tidak main-main lagi dalam isu semua pelanggaran pidana, terkhusus judi online. Demi memberikan perlindungan kepada rakyat agar aman di ruang digital, sesuai arahan presiden," tegas Meutya Hafid.

Selain itu, Menteri Komdigi itu pun mengapresiasi upaya pihak Polri atas upaya penangkapan dan tindakan hukum yang cepat terhadap oknum terkait.  

"Kami mengapresiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas upaya penangkapan dan tindakan hukum yang cepat dan tepat terhadap pihak-pihak yang terlibat," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini