RIAUMAKMUR.COM - Pembahasan soal pungutan liar (pungli) yang marak menjadi salah satu pertanyaan yang mengemuka dalam debat Pilkada Kota Bekasi 2024. Masing-masing pasangan calon (paslon) menawarkan sejumlah strategi untuk memberantas hal tersebut.
Menurut Paslon Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni, pungli bisa diberantas jika pemimpin punya ketegasan. Serta tidak pandang bulu dalam menegakan aturan.
"Di sini harus ada kejelasan, keberpihakan seorang pemimpin, mau tegas atau tidak. Saya kira kalau ada ketegasan dan kejelasan tanpa pandang bulu, pungli bisa dikurangi dan hilang," kata Calon Wali Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, Jumat (22/11/2024).
Namun demikian, ia mengatakan, upaya memberantas pungli butuh kerja ekstra yang luar biasa. Yang mana itu tidak bisa dilakukan sendiri oleh Wali Kota maupun Wakilnya.
Ia menegaskan, perlunya adanya kerjasama semua pihak untuk memberantas pungli.
Salah satunya kolaborasi antara Pemkot Bekasi dengan aparat penegak hukum.
Baca Juga: ILLIT Tuai Kritikan Usai Puji Petinggi Belift Lab yang Digugat Min Heejin di Panggung MAMA 2024
"Pemberantasan pungli kerja luar biasa, saya kira kalau diberikan kepada wali kota dan wakil tidak bisa.
Butuh kolaborasi ada kepolisian ada kejaksaan, dan dengan kolaborasi dan komunikasi baru itu bisa kita lakukan," ujarnya mengakhiri pembicaraan.
Sekadar diketahui, Debat Pilkada Kota Bekasi pada Jumat, 22 November 2024 digelar malam hari.
Debat yang disiarkan salah satu stasiun televisi nasional tersebut merupakan kali kedua atau terakhir sebelum memasuki hari tenang.