RIAUMAKMUR.COM - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq punya solusi memperbaiki kualitas udara, termasuk di Jakarta. Solusi yang Hanif punya adalah menanam pohon sebanyak-banyaknya.
Ia menekankan, menanam pohon merupakan upaya melindungi kota dari dampak pemanasan global. Pohon pun dapat menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat.
Kementerian Lingkungan Hidup pun mengajak generasi muda menanam pohon di Ruang Terbuka Hijau Satria, Ujung Menteng, Jakarta Timur. Kegiatan ini dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama Pemprov DKI, PT Antam, dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Hukum Mendes di Pilkada Banten
"Ini untuk atasi tantangan Jakarta dalam mengatasi polusi udara dan urbanisasi yang kian meningkat. Jenis-jenis pohon tersebut dipilih karena kemampuan dalam menyerap karbon dioksida dan memberikan manfaat ekologis lainnya," katanya, Sabtu (23/11/2024).
Ada 400 bibit pohon, termasuk Kerai Payung, Matoa, Mahoni, Beringin, dan Angsana, ditanam pada kegiatan ini. Hanif merinci, pohon-pohon ini mampu menyerap hingga 112,03 ton karbon dioksida per tahun, sekaligus mempercantik lanskap kota.
Jakarta memiliki ruang terbuka hijau seluas 3.881,49 hektare, atau sekitar 5 persen dari total wilayah. Luas tersebut masih jauh dari standar ideal 30 persen.
Baca Juga: Pemkab Mura Sampaikan Jawaban terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi
Hanif menyampaikan, ada tiga strategi utama untuk memperluas ruang terbuka hijau di berbagai wilayah. Strategi ini dapat berjalan dengan baik, jika semua pihak terlibat aktif.
"Pertama pemanfaatan lahan berfungsi lindung seperti sempadan sungai dan danau, pengaturan kebijakan ruang hijau kawasan industri dan perumahan. Ketiga pemberian insentif kepada masyarakat yang mempertahankan lahannya sebagai ruang terbuka hijau," ujar Hanif.
Data 2023 mencatat, cakupan ruang terbuka hijau di Indonesia baru mencapai rata-rata 0,01 persen-27 persen dari luas wilayah kabupaten/kota. Oleh karena itu, ruang terbuka hijau juga menjadi elemen penting dalam Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).
Baca Juga: Rayakan HUT ke-25, DWP Provinsi Riau Gelar Bakti Sosial ke TK Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya
Upaya ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pencapaian target IKLH nasional 2025-2029. Upaya ini memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak secara konsisten dan berkesinambungan.
Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Dwi Ponangsera mengatakan, menanam ini terealisasi melalui kolaborasi dengan PT Antam. Ia menegaskan, dengan tingginya aktivitas industri, transportasi, dan urbanisasi, polusi udara menjadi isu yang harus dihadapi secara bersama.
"Penambahan RTH ini menjadi salah satu solusi. Ini harus didorong untuk mendukung udara yang lebih baik," ucap Dwi.