RIAUMAKMUR.COM - Sebanyak tujuh pengemudi kedapatan positif narkoba dalam inspeksi keselamatan (ramp check) menyambut perjalanan mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Inspeksi ini dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan Sumut wilayah di Sumatra Utara (Sumut) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut.
Kepala Dishub Sumut, Agustinus mengatakan, kegiatan ramp chek ini merupakan salah satu bagian yang sangat penting. Ini untuk memastikan kesehatan pengemudi yang akan mengangkut para pemudik Nataru.
Baca Juga: Sinergi Menjaga Ekosistem Hutan Dataran Rendah di Indonesia
"Pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi. Hasil ramp check sementara ditemukan sebanyak tujuh orang pengemudi dinyatakan positif terkontaminasi narkoba," ujar Agustinus pada kegiatan tersebut, di Medan, Kamis (5/12/2024).
Ia menjelaskan para pengemudi yang dinyatakan positif narkoba tersebut berdasarkan hasil tes urine di sejumlah terminal di Sumut. Ia menyebut tujuh supir yang dinyatakan positif narkoba itu ditemukan di Terminal Pematangsiantar sebanyak dua orang.
Selanjutnya, di Medan satu orang, di UPPKB PAL XI Kota Padang Sidempuan tiga orang, Rantau Parapat dan Labuhan Batu masing-masing satu orang. Nantinya, para pengemudi yang dinyatakan positif narkoba akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna melihat tingkat ketergantungan yang bersangkutan terhadap narkotika.
Baca Juga: Polri Bertekad Pertahankan Opini WTP pada 2024
"Kami ingin memastikan kendaraan laik jalan dan pengemudi dalam kondisi prima dan bebas narkoba. Agar perjalanan pemudik aman dan lancar," ujarnya.
Agustinus mengatakan, ramp check kegiatan melibatkan Ditlantas Polda Sumut, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, UPTD Dishub Sumut, KSOP, dan BNN. Petugas akan menindak tegas kepada operator angkutan yang tidak memperhatikan kesehatan para pengemudi-nya dalam menyambut arus mudik perayaan Nataru.
"Kami menyatakan khusus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) akan diberikan teguran kepada operator untuk tidak mempekerjakan pengemudi bersangkutan. Sampai dia dinyatakan sembuh oleh BNN yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kesehatan," katanya.
Baca Juga: Komdigi Blokir Akun IG Promo Judol Ribuan Pengikut
Operator, kata lanjutnya, wajib menyediakan sopir atau awak pengganti untuk melanjutkan perjalanan. Ia mengatakan kegiatan inspeksi keselamatan itu dilakukan secara serentak dimulai sejak 3 - 7 Desember 2024 di sejumlah Terminal Tipe A dan Tipe B se-Sumut.
"Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, fisik kendaraan. Serta kompetensi dan kesehatan awak angkutan," ujarnya.