RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Perhubungan berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi untuk menciptakan keselamatan. Salah satunya dengan cara mengadakan "Pendidikan dan Pelatihan pada Pengemudi Angkutan Barang Umum".
Direktur Sarana Transportasi Jalan, Amirulloh mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat melalui Politeknik Transportai Darat Indonesia-STTD. Kemudian bekerja sama dengan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Maraknya kecelakaan yang melibatkan angkutan barang menjadi masalah serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Kondisi ini sering kali menimbulkan kerugian besar, baik dari segi material maupun korban jiwa," kata Amirulloh saat memberikan keterangan pers di Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/12/2024).
Baca Juga: Kemenpar: Pantai Lovina Perlu Dikembangkan Sebagai Pariwisata Berkelanjutan
Menurut data Korlantas Polri pada 2021, kata Amirulloh, terdapat 21.463 truk yang terlibat kecelakaan. Kemudian, pada tahun 2022 terdapat sebanyak 24.638 truk yang terlibat kecelakaan.
“Untuk 2023 terdapat sebanyak 26.294 truk yang terlibat kecelakaan. Melalui data ini dapat terlihat bahwa terjadi tren peningkatan kecelakaan yang melibatkan truk setiap tahunnya,” ucap Amirollah.
Pada era penuh tantangan ini, lanjut Amirolla, kemampuan pengemudi dalam menjaga keselamatan di jalan raya sangat krusial. Mengingat saat ini volume transportasi barang dan risiko kecelakaan yang sering terjadi.
Baca Juga: Pentingnya Nutrisi Sejak Hamil dan Pemberian ASI Ekslusif
“Kami berharap kegiatan diklat ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis pengemudi, tetapi juga memperkuat kesadaran mereka akan pentingnya disiplin dan kehati-hatian.
Khususnya saat bekerja di jalan raya serta dapat mengurangi angka kecelakaan yang belakang ini sering terjadi," ucap Amirollah.